Beranda Berita Nasional Kerja Sama Indonesia dan Filipina untuk Perkuat Rantai Pasok Mineral Kritis Global

Kerja Sama Indonesia dan Filipina untuk Perkuat Rantai Pasok Mineral Kritis Global

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Dok Kemeko Perekonomian)
Oleh Admin
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah ICM-SMM-3-5-JUNI-2026-1024x341.jpg

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Indonesia dan Filipina memperkuat kerja sama sektor nikel di tengah meningkatnya kebutuhan mineral kritis untuk industri baterai kendaraan listrik dan hilirisasi di kawasan ASEAN.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) Strategic Nickel Industry Development Cooperation antara Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) dan Philippine Nickel Industry Association (PNIA) dalam forum Indonesia-Philippines High Level Business Roundtable di Jpark Island Resort, Cebu, Kamis (7/5).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Berdasarkan data United States Geological Survey (USGS) 2026, Indonesia dan Filipina secara bersama menguasai 73,6% produksi nikel global pada 2025. Indonesia menyumbang sekitar 2,6 juta ton atau 66,7% produksi dunia, sedangkan Filipina sekitar 270.000 ton atau 6,9%.

Menteri Koodinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, mengatakan, kerja sama tersebut menjadi fondasi pembentukan Indonesia-Philippines Nickel Corridor yang menghubungkan industri hilirisasi Indonesia dengan pasokan bijih nikel dari Filipina.

“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama biasa. Ini adalah fondasi bagi Indonesia-Philippines Nickel Corridor, sebuah platform terstruktur yang menghubungkan kekuatan hilirisasi dan smelter Indonesia dengan pasokan bijih nikel hulu dari Filipina. Ini akan menjadi poros cadangan dan produksi nikel yang tak terpisahkan bagi dunia,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (8/5/2026).

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Kerja sama APNI dan PNIA mencakup pertukaran informasi perdagangan nikel, pengembangan teknologi hilirisasi, pemanfaatan produk sampingan industri pengolahan, hingga pengembangan sumber daya manusia. Pemerintah juga memproyeksikan investasi sektor hilirisasi nikel mencapai US$47,36 miliar dengan penyerapan tenaga kerja hingga 180.600 orang pada 2030.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah EV-2026-1024x341.jpeg

Menurut dia, kebutuhan bahan baku smelter di Indonesia dapat dipenuhi melalui pasokan bijih nikel Filipina, termasuk untuk proses blending guna memperoleh rasio silikon dan magnesium yang sesuai.

“Dengan koridor ini, Filipina tidak lagi hanya menjadi eksportir bijih mentah. Filipina akan terintegrasi ke dalam rantai nilai regional yang lebih tinggi, sementara Indonesia mendapatkan jaminan keamanan pasokan (feedstock security) untuk industri hulu baterai dan baja tahan karat kita. Hal ini sejalan dengan arahan KTT Ke-27 AECC untuk memperkuat rantai pasok kritis di kawasan ASEAN,” katanya.

Iklan
4Th Li On Battery Europe 2026
online petromindo
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Ia menambahkan, nikel kini menjadi salah satu mineral penting dalam transisi energi, terutama untuk kebutuhan baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi. Karena itu, hilirisasi nikel dinilai tidak hanya memperkuat industri, tetapi juga mendukung pengembangan energi bersih. (Tubagus)

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik PNIA →

  1. Indonesia–Filipina Perkuat Kerja Sama ESG, Dorong Industri Nikel Berkelanjutan
  2. Kerja Sama Indonesia dan Filipina untuk Perkuat Rantai Pasok Mineral Kritis Global sedang Anda baca
  3. APNI dan PNIA Teken MOU di ASEAN Summit 2026, Perkuat Kerja Sama Nikel Indonesia–Filipina
  4. APNI dan PNIA Jalin Kerja Sama Strategis untuk Kepemimpinan Regional Nikel

Agenda industri terdekat

Semua agenda →