


NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Pulau Obi di Halmahera Selatan, Maluku Utara, dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi penyelaman. Perairan yang jernih dan kondisi terumbu karang yang masih padat menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.
Hal itu disampaikan diver dan marine enthusiast, Marischka Prue, dalam diskusi peluncuran buku Keindahan Laut Pesisir Barat Pulau Obi, Seri I Ikan Karang: Mosaik Kehidupan Laut yang Memikat, di Kompas Institute, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).
Prue mengatakan, ia menyelam di kawasan Pulau Obi pada Oktober 2025 setelah sebelumnya menjelajahi sejumlah lokasi penyelaman di Halmahera Selatan. Ia mengaku langsung terkesan dengan kejernihan air laut di kawasan tersebut.


“Benar-benar bening seperti kaca,” katanya.
Menurut dia, sejumlah titik penyelaman di Pulau Obi memiliki tutupan karang yang sangat padat. Kondisi tersebut membuat kawasan bawah lautnya dipenuhi berbagai jenis karang dan biota laut.
“Karangnya penuh. Jadi, kalau misalnya mau turun malah enggak bisa karena tertutup. Padat sekali,” ujarnya.


Ia, yang mulai menyelam sejak 2010, menilai karakter perairan Pulau Obi cukup istimewa dibandingkan dengan sejumlah lokasi penyelaman yang pernah dikunjunginya. Ia bahkan menyebut Obi dapat menjadi salah satu pilihan bagi penyelam yang mencari perairan dengan tingkat visibilitas tinggi.
“Kalau pengen yang bening banget, ini di Obi adalah salah satu pilihannya,” kata dia.
Meski memiliki potensi wisata bahari, Prue mengingatkan agar pengembangan kawasan tersebut tetap memperhatikan keberlanjutan ekosistem. Menurut dia, peningkatan kunjungan penyelam perlu diimbangi dengan pengelolaan yang baik agar terumbu karang dan biota laut tetap terjaga. (Shiddiq)












































