Beranda Berita Nasional Komisi VI DPR: Indonesia Harus Perkuat Posisi Tawar dalam Menentukan Harga Komoditas

Komisi VI DPR: Indonesia Harus Perkuat Posisi Tawar dalam Menentukan Harga Komoditas

77
0
Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini (Foto: Humas DPR RI)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Kemampuan menentukan harga komoditas merupakan bagian penting dari upaya memperkuat kedaulatan ekonomi nasional. Sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam dan produksi komoditas yang besar, Indonesia tidak semestinya terus bergantung pada harga yang ditentukan pusat perdagangan di negara lain.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, dalam keterangan resmi yang dikutip redaksi, Kamis (20/8/2026). Menurut Anggia, Indonesia perlu memperkuat posisi tawar dalam menentukan harga komoditas ekspor. Contohnya, meski menjadi salah satu negara penghasil, harga komoditas nikel ditentukan oleh pusat perdagangan internasional di luar negeri.

“Kita tidak bisa menentukan, harganya yang menentukan orang lain, yang ada di Singapura dan London. Mereka yang menentukan harganya. Itu tidak fair,” katanya.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam strategi perdagangan Indonesia ke depan. Keinginan agar Indonesia mampu menentukan harga komoditas harus diikuti dengan penguatan posisi tawar dalam perdagangan internasional. Upaya tersebut, sambungnya, tidak cukup dilakukan melalui pembenahan tata kelola perusahaan atau kebijakan di dalam negeri. Indonesia juga membutuhkan kemampuan negosiasi yang kuat dalam hubungan perdagangan antarnegara.

“Memang di sini dituntut negosiasi yang kuat di pihak Indonesia. Tidak hanya dalam proses perusahaannya, tetapi negosiasi antarnegara juga diperlukan,” ujar legislator Dapil Jawa Timur VI itu.

Penguatan posisi tawar tersebut penting agar Indonesia dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari kekayaan sumber daya alamnya. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya berperan sebagai negara produsen, tetapi juga memiliki pengaruh lebih besar dalam pembentukan harga komoditas di pasar global. (Tubagus)