Beranda Berita Nasional Stargate Pacific Resources Apresiasi Materi Strategis TTM APNI Seri Ke-8

Stargate Pacific Resources Apresiasi Materi Strategis TTM APNI Seri Ke-8

53
0
Hilda Meistra Sari Naibaho, Government Realtions and Mine Permitting PT Stargate Pacific Resources (Foto: MNI/Li Han)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Pertama kali mengikuti Training to Miners (TTM) Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Seri Ke-8, Hilda Meistra Sari Naibaho dari PT Stargate Pacific Resources, mengaku memperoleh banyak wawasan baru.

“Ini pertama kali saya mengikuti pelatihan ini. Saya merasa kegiatan ini memberikan banyak informasi serta wawasan baru yang sangat strategis. Materi yang disampaikan juga sangat baik dan lengkap,” ujar Hilda kepada Media Nikel Indonesia (www.nikel.co.id) saat dijumpai di ujung acara, Jumat (31/7/2026).

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-online-DTI-1024x341.jpg

Sama seperti TTM APNI sebelumnya, training untuk para pelaku usaha pertambangan nikel kali ini juga mendapat apresiasi dari para peserta, termasuk Hilda salah satunya. Berbeda dengan TTM sebelumnya yang berlangsung di Sahid Jaya Hotel, TTM seri ke-8 kali ini berlangsung di Le Meridien Hotel Jakarta, tepatnya di ruang megah Sasono Mulyo Ballroom, selama tiga hari, 29 hingga 31 Juli 2026.

Menurut wanita yang berposisi sebagai government relations (Govrel) di PT Stargate Pacific Resources itu, TTM ini komprehensif, berbagai materi dibahas di dalamnya, mulai aspek regulasi, operasional, hingga isu-isu strategis di industri pertambangan nikel terkini dan berpotensi berkembang pada masa mendatang. Ia menilai, materi yang diberikan sangat relevan dengan pekerjaannya.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-OK-Indomachinary-11-13-Agustus-1024x341.jpg

“Sebagai government relations, saya jadi lebih memahami dari sisi aturan, pelaksanaan di lapangan, maupun isu-isu yang kemungkinan akan muncul di kemudian hari,” tuturnya.

Selain memberikan apresiasi terhadap kualitas materi, alumnus Institut Teknologi Bangdung (ITB) itu juga menyampaikan masukan untuk penyelenggaraan TTM berikutnya. Ia berharap sesi diskusi dan tanya jawab dapat diperbanyak waktunya agar peserta memiliki kesempatan lebih luas untuk berinteraksi langsung dengan narasumber.

“Sesi tanya jawab saya harap bisa lebih banyak waktunya sehingga peserta dapat menggali materi lebih mendalam,” usulnya.

TTM APNI Seri Ke-8 merupakan salah satu program peningkatan kapasitas yang digagas APNI untuk memperkuat kompetensi para pelaku industri pertambangan nikel. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan dari para praktisi dan ahli mengenai berbagai aspek penting dalam tata kelola pertambangan yang berkelanjutan serta perkembangan kebijakan di sektor mineral. (Li Han)