Beranda Korporasi Merdeka Battery Kembangkan Fasilitas AIM untuk Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik

Merdeka Battery Kembangkan Fasilitas AIM untuk Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik

71
0
Proyek AIM Merdeka Battery Materails (Foto: Dok Merdeka Battery)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — PT Merdeka Battery Materials Tbk. memperkuat penerapan praktik ekonomi sirkular dalam rantai pasok bahan baku baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) melalui pengembangan fasilitas pengolahan acid iron metal (AIM). Pengembangan fasilitas ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya mineral sekaligus mendukung pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

“Pengembangan industri kendaraan listrik perlu didukung rantai pasok yang semakin efisien dan bertanggung jawab. Melalui integrasi operasional yang kami bangun, Merdeka Battery ingin mendorong praktik tersebut secara bertahap,” ujar Presiden Direktur PT Merdeka Battery Materials Tbk., Teddy Oetomo, dalam keterangan resminya, dikutip Senin (18/5/2026).

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah ESG-forum-2026-1024x341.jpeg
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah ICM-2026-Baru-update-1024x341.jpeg

Merdeka Battery, kata Teddy melanjutkan, ingin memastikan pengembangan bisnis berjalan seiring dengan pengelolaan lingkungan dan pemanfaatan sumber daya yang lebih optimal. Salah satu upaya yang dilakukan yakni pengembangan fasilitas AIM yang memanfaatkan bijih pirit sisa pengolahan tambang tembaga wetar untuk menghasilkan asam sulfat dan uap bagi proses produksi mixed hydroxide precipitate (MHP) di pabrik high pressure acid leach (HPAL).

Melalui integrasi tersebut, lanjutnya lagi, perusahaan menerapkan prinsip ekonomi sirkular dengan mengoptimalkan pemanfaatan material tambang untuk mendukung efisiensi rantai pasok bahan baku baterai kendaraan listrik.

Merdeka Battery juga terus memperkuat pengelolaan lingkungan di seluruh area operasional. Hingga akhir 2025, seluruh entitas operasional perusahaan telah memperoleh sertifikasi ISO 14001:2015 untuk sistem manajemen lingkungan. Selain itu, perusahaan mempertahankan Gold Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 serta memperoleh predikat “Verified” pada Indeks Integritas Bisnis Lestari (Instar) dengan skor tertinggi di sektor basic materials. (Tubagus)

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah EV-2026-1024x341.jpeg
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-OK-Indomachinary-11-13-Agustus-1024x341.jpg
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-online-DTI-1024x341.jpg