NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Ada pergeseran harga produk tertentu di Indonesia Nickel Price Index (INPI) yang dirilis Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) dan Shanghai Metals Market (SMM), Senin (11/11/2024). INPI pekan ini menunjukkan variasi harga dibandingkan dengan pekan lalu (4/11/2024). Berdasarkan data terbaru, terdapat perubahan signifikan pada produk tertentu.
Pada 11 November 2024, harga nikel di pasar Indonesia menunjukkan beberapa perubahan penting dibandingkan dengan minggu sebelumnya, yaitu 4 November 2024. Harga bijih nikel dengan kadar 1,2% (CIF) tetap stabil di kisaran US$21,3 hingga US$26,3 per ton, dengan rata-rata harga tetap di US$23,8. Produk ini tidak mengalami perubahan harga dari minggu sebelumnya.
Sementara itu, harga bijih nikel dengan kadar 1,6% (CIF) mengalami sedikit penurunan sebesar US$1, sehingga rata-rata harganya menjadi US$48,2 per ton. Nickel Pig Iron (FOB) juga turun sebesarUS$0,4 menjadi US$125,2 per ton.
Sebaliknya, high-grade nickel matte (FOB) mencatat peningkatan signifikan sebesar US$44, menjadikannya produk dengan kenaikan tertinggi di antara komoditas nikel lainnya.
Harga rata-rata high-grade nickel matte kini mencapai US$13.357 per ton, yang menunjukkan adanya peningkatan minat atau penyesuaian pasar terhadap produk berkualitas tinggi. Namun, produk mixed hydroxide precipitate (MHP) justru mengalami penurunan harga yang cukup tajam sebesar US$75, dengan rata-rata harga sekarang berada di US$12.544 per ton.
Ini adalah perubahan yang signifikan mengingat pada minggu sebelumnya, 4 November 2024, harga MHP justru mengalami kenaikan di tengah penurunan harga komoditas nikel lainnya. Tren penurunan harga sebagian besar produk nikel ini berlanjut pada minggu ini, meskipun high-grade nickel matte mengalami lonjakan harga yang cukup besar.
Dilansir dari situs London Metal Exchange (LME), harga nikel terbaru di LME pada 8 November 2024 tercatat pada level US$18,800 per ton untuk kontrak 3 bulan. Harga ini turun tipis dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada 4 November 2024, harga nikel berada di sekitar US$18,900 per ton, menunjukkan sedikit fluktuasi di pasar. (Aninda)






















