Beranda Berita Nasional Transaksi RI-China Tak Perlu Pakai Dolar

Transaksi RI-China Tak Perlu Pakai Dolar

Oleh Admin

NIKEL.CO.ID – Pengusaha tak mempermasalahkan tidak digunakannya dolar AS untuk transaksi dagang Indonesia dengan China. Bank Indonesia (BI) telah menyelesaikan persyaratan kerja sama Local Currency Settlement (LCS) yang membuat transaksi perdagangan kedua negara bisa memakai Rupiah dan Yuan.

Namun, implementasi kebijakan tersebut tentu tidak mudah. Ketua Bidang Perdagangan Apindo, Benny Soetrisno, mengungkapkan banyak pengusaha yang belum mengetahui mengenai LCS.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Para pengusaha kita importir atau eksportir mungkin belum mengetahui secara detailnya. Ini tentu teman-teman di perbankan mempunyai satu PR yang harus bisa menjelaskan ke para pengusaha bagaimana cara menggunakan LCS ini untuk memaksimalkan perdagangan kita dengan Tiongkok,” kata Benny saat webinar yang digelar BPPP Kemendag, Kamis (5/8/2021).

Benny menjelaskan, mayoritas pelaku ekspor ke China adalah perusahaan komoditas batu bara, kertas, nikel hingga baja. Ia mengakui perdagangan dengan China memang besar dengan dolar AS sebagai mata uang untuk bertransaksi.

“Saya kira perdagangan Tiongkok memang makin hari makin membesar. Sekian besar importir Indonesia adalah importir manufaktur itu bahan baku yang diolah lagi untuk diekspor komponennya ini masih impor dalam US dolar,” ujar Benny.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Untuk itu, Benny mendorong Bank Indonesia bisa bergerak dalam mengatasi persoalan tersebut. Sehingga niat transaksi Indonesia dengan China menggunakan Rupiah dan Yuan bisa diimplementasikan secara maksimal.

“Nah agar frame work kerja sama LCS dimanfaatkan secara optimal BI perlu menggali masukan, concern, kendala, serta sekaligus memahami proses-proses praktik penggunaan LCS yang terjadi saat ini dari pelaku pasar,” tutur Benny.

Sumber: kumparan.com

Artikel ini berguna?

Agenda industri terdekat

Semua agenda →