

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) dan Media Nikel Indonesia (MNI) turut berpartisipasi dalam ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 9–12 September 2026.
Kehadiran APNI dan MNI dalam pameran industri pertambangan tersebut menjadi ruang bagi pengunjung untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai perkembangan industri nikel Indonesia, sekaligus mengikuti informasi dan pemberitaan terbaru mengenai sektor nikel.
APNI dan MNI menempati area pameran di Hall A2, masing-masing di booth A2-2127 dan A2-2129. Kedua booth tersebut berada tepat berdampingan, sehingga pengunjung dapat dengan mudah mengakses informasi yang berkaitan dengan industri nikel maupun perkembangan pemberitaan sektor tersebut.

Pada hari pertama penyelenggaraan, Rabu (9/9/2026), aktivitas di kedua booth terlihat cukup ramai. Sejumlah pengunjung mendatangi booth untuk melihat informasi yang tersedia serta berinteraksi langsung dengan perwakilan yang berada di lokasi.
Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat-lihat materi yang ditampilkan. Mereka juga mengajukan berbagai pertanyaan dan berdiskusi mengenai industri nikel. Kehadiran APNI menjadi salah satu ruang bagi pengunjung untuk mendapatkan informasi mengenai sektor penambangan nikel, sedangkan MNI menghadirkan perspektif media melalui informasi dan pemberitaan yang berkaitan dengan industri tersebut.

Antusiasme pengunjung pada hari pertama menunjukkan besarnya kebutuhan terhadap informasi mengenai industri pertambangan, khususnya nikel. Pameran menjadi momentum bagi pelaku industri, asosiasi, media, dan pengunjung untuk saling bertemu serta bertukar informasi secara langsung.
Bagi APNI, keikutsertaan dalam Mining Indonesia 2026 menjadi bagian dari kehadiran asosiasi di tengah forum yang mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem pertambangan. Sementara bagi MNI, partisipasi dalam ajang tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan peran media dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan industri nikel kepada publik dan para pemangku kepentingan.

Kedekatan posisi booth APNI dan MNI juga membuat area tersebut menjadi salah satu titik interaksi yang ramai pada hari pertama pameran. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai industri nikel sekaligus mengakses informasi pemberitaan terkait sektor tersebut dalam satu area.
Mining Indonesia 2026 sendiri digelar selama empat hari, mulai Rabu (9/9/2026) hingga Sabtu (12/9/2026) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Partisipasi APNI dan MNI dalam Mining Indonesia 2026 sekaligus menegaskan pentingnya ruang komunikasi dan pertukaran informasi dalam perkembangan industri pertambangan. Di tengah dinamika sektor mineral dan pertambangan, akses terhadap informasi yang akurat menjadi bagian penting bagi pelaku industri maupun masyarakat yang mengikuti perkembangan komoditas nikel Indonesia. (Shiddiq)













































