
NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) memanfaatkan ajang pameran EV & Charging 2026 yang berlangsung di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, 21-23 Mei 2026, untuk memperluas jaringan kerja sama sekaligus memperkenalkan peran strategis industri nikel dalam ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV).
Pada pameran tersebut dihadirkan berbagai pelaku industri kendaraan listrik, infrastruktur pengisian daya, hingga sektor pendukung rantai pasok baterai. APNI turut berpartisipasi melalui booth yang berlokasi di Hall B.
Perwakilan booth APNI, Michael, mengatakan, keikutsertaan APNI dalam pameran tersebut bertujuan membuka peluang networking baru dengan berbagai perusahaan dan pemangku kepentingan yang hadir dalam acara tersebut.

“Saat ini kita berada di booth APNI di Hall B1, B1D2-12 pada pameran EV and Charging. Target APNI dalam acara pameran ini cukup banyak, salah satunya untuk membuka networking baru,” ujarnya saat ditemui di booth APNI, Kamis (21/5/2026).
Selain memperluas jaringan, APNI juga berharap dapat menarik perusahaan-perusahaan yang belum bergabung untuk menjadi anggota organisasi, sekaligus menjajaki peluang kerja sama strategis pada masa mendatang.
“Mungkin bisa mengajak perusahaan-perusahaan yang terdaftar di sini untuk bergabung dengan APNI, atau membuka kerja sama dengan APNI ke depan,” katanya.
Menurutnya, antusiasme pengunjung terhadap booth APNI terbilang tinggi sejak hari pertama penyelenggaraan pameran. Pengunjung tidak hanya berasal dari kalangan masyarakat umum, tetapi juga pelaku usaha yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai industri nikel dan keterkaitannya dengan pengembangan kendaraan listrik.

“Antusiasne dari warga maupun perusahaan yang datang berkunjung ke booth APNI sangat tinggi. Karena mungkin mereka belum terlalu familiar dengan nikel, sehingga membutuhkan penjelasan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia menambahkan, banyak pengunjung yang tertarik memperoleh informasi mengenai peran nikel sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik. Tingginya rasa ingin tahu tersebut menjadikan booth APNI salah satu titik yang ramai dikunjungi selama pameran berlangsung.
“Dari kemarin hingga hari ini saya banyak menjelaskan mengenai nikel kepada pengunjung. Nikel menjadi hal yang menarik bagi mereka, sehingga banyak yang datang berkunjung,” katanya.
Partisipasi APNI dalam pameran EV & Charging 2026 menjadi bagian dari upaya organisasi untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai pentingnya komoditas nikel dalam rantai pasok industri kendaraan listrik nasional, sekaligus memperkuat kolaborasi antara sektor pertambangan dan industri hilir berbasis energi bersih. (Shiddiq)









































