Beranda Daerah Ceria Tampilkan Hilirisasi Nikel dan Pemberdayaan di Harmoni Sultra 2026

Ceria Tampilkan Hilirisasi Nikel dan Pemberdayaan di Harmoni Sultra 2026

349
0
(Foto: Dok Ceria Corp)
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-ok-LME-Asia-Metal-7-Mei-26-1024x341.jpg

NIKEL.CO.ID, KENDARI — Antusiasme tinggi terlihat di ajang Harmoni Sultra 2026 yang digelar pada 24–27 April 2026 di Lapangan Eks MTQ Kendari, dalam rangka peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara.

Salah satu pusat perhatian pengunjung adalah booth milik Ceria Corp yang ramai didatangi ratusan orang dari berbagai latar belakang, mulai dari masyarakat umum hingga mahasiswa dan pelaku usaha. Ketertarikan publik ini tidak lepas dari beragam informasi yang disajikan, mulai dari proses hilirisasi nikel, pengembangan industri, hingga berbagai program sosial yang dijalankan perusahaan.

Ceria memanfaatkan momentum ini untuk memperlihatkan bagaimana operasional industri dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat.

Dalam pameran tersebut, pengunjung diajak menelusuri perjalanan perusahaan sejak 2017 hingga 2025. Berbagai capaian ditampilkan, termasuk penerapan good mining practice, pembangunan Smelter Merah Putih dengan teknologi rectangular rotary kiln electric furnace (RKEF) line I, serta implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG) dalam operasionalnya.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-ok-Cobalt-Congress-12-13-Mei-26-1024x341.jpg

Tak hanya itu, aspek ketenagakerjaan dan kontribusi sosial juga menjadi sorotan, terutama melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) serta dukungan terhadap UMKM lokal yang produknya turut dipamerkan.

Head of Corporate Communication Ceria Corp, Adriantito Salim Lamo, menjelaskan, keikutsertaan dalam pameran ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk membuka ruang komunikasi publik sekaligus menunjukkan dampak nyata operasional perusahaan terhadap masyarakat.

“Partisipasi kami di Harmoni Sultra ini adalah bentuk transparansi sekaligus edukasi kepada publik terkait bagaimana industri nikel dijalankan secara berkelanjutan, serta bagaimana kami tumbuh bersama masyarakat,” ujarnya,  melalui keterangan pers yang diterima Media Nikel Indonesia (www.nikel.co.id), Kamis (30/4/2026).

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah EV-2026-1024x341.jpeg

Salah satu daya tarik utama di booth ini adalah ragam produk UMKM binaan, seperti madu trigona, keripik pisang, gula aren, hingga produk mebel. Produk-produk tersebut tidak hanya dipromosikan kepada pengunjung, tetapi juga dimanfaatkan perusahaan sebagai souvenir resmi.

“Ceria juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada UMKM, termasuk fasilitasi sertifikasi halal dan PIRT, peningkatan kualitas kemasan, serta penguatan branding agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkap Superintendent Dept. PPM PT Ceria Nugraha Indotama, Saldi Yunus.

Program PPM sendiri dirancang berbasis potensi lokal, mencakup berbagai sektor seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga sosial budaya, sehingga memberikan dampak yang lebih terarah bagi masyarakat.

Di sisi lain, Ceria juga menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal. Berbagai pelatihan telah dilaksanakan, termasuk operational smelter development program (OSDP) dan pelatihan operator dump truck di Kecamatan Wolo. Program ini melibatkan peserta laki-laki dan perempuan, dengan sebagian di antaranya telah memperoleh kesempatan kerja di perusahaan mitra.

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah ICM-SMM-3-5-JUNI-2026-1024x341.jpg

Selain pelatihan, partisipasi Ceria dalam kegiatan job fair yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tenggara juga mendapat respons positif dari masyarakat yang mencari peluang kerja di sektor industri nikel.

Kehadiran Ceria di acara ini pun mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. Sukanto, T.A., M.SP., M.A, menilai bahwa perusahaan telah menjalankan prinsip ESG secara konsisten dalam operasionalnya.

“Ceria bukan sekadar perusahaan tambang, tetapi telah menjadi bagian penting dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat Sultra. Implementasi ESG mereka terlihat nyata, baik dari aspek lingkungan, sosial, maupun tata kelola,” ujarnya.

Ia juga menyoroti capaian Proper Hijau sebagai bukti keseriusan perusahaan dalam menjaga lingkungan, serta program sosial yang dinilai selaras dengan nilai dan budaya lokal. (Li Han)

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-online-DTI-1024x341.jpg