Beranda Ekonomi Sumber Mineral Global Abadi IPO Tahun ini

Sumber Mineral Global Abadi IPO Tahun ini

1917
0
Emiten batubara dan nikel PT Sumber Mineral Global Abadi resmi menerjunkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Freepik.com)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA- Emiten batubara dan nikel PT Sumber Mineral Global Abadi Tbk. (SMGA) secara resmi menerjunkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun saham SMGA tercatat sebagai emiten ke-9 pada bursa tahun 2024 ini.

Di awal debut, saham SMGA mampu mencapai batas auto rejection atas (ARA) naik 34,29% atau 36 poin ke level Rp141 per saham sari harga penawaran. 

Perseroan melepas sebanyak-banyaknya sebesar 1,75 miliar saham baru yang mewakili 20% dari modal ditempatkan. Harga penawaran sebesar Rp105 per lembar saham.

“Langkah IPO ini untuk bertransformasi serta melanjutkan pertumbuhannya, sehingga dapat meningkatkan revenue dan profitability Perseroan dengan menciptakan pertumbuhan dan sinergi yang berkelanjutan serta memiliki tata kelola yang lebih baik dan profesional dalam menjalankan kegiatan usahanya,” kata Direktur Utama Perseroan, Ir. Julius Edy Wibowo, dilansir dari CNBC, Rabu (31/1/2024).

Ia menjelaskan, selain fokus dalam pengembangan kegiatan perdagangan nikel dan batubara untuk pasar domestik Indonesia, Perseroan turut pula mengembangkan produksi batu gamping pada kuartal I tahun 2024.

“Sehubungan dengan tingginya permintaan batu gamping dan Perseroan melihat terdapat opportunity yang baik di wilayah Morowali Utara, dimana pada wilayah tersebut terdapat banyak smelter yang membutuhkan supply batu gamping. Sehingga, Perseroan memutuskan untuk mengakuisisi dan melakukan pengembangan atas tambang batu gamping pada wilayah tersebut untuk dapat di suplai ke beberapa smelter terdekat,” ungkap dia.

SMGA adalah bagian dari kelompok usaha PT Sumber Global Energy Tbk. (SGER) yang merupakan perusahaan perdagangan batubara di pasar ekspor dan domestik dengan sistem pemasok batubara.

SMGA secara tidak langsung menjalankan usaha pertambangan melalui penyertaannya di entitas anak yaitu PT Jasatama Mandiri Sukses (JMS) yang bergerak di bidang pertambangan batu kapur/gamping dengan kepemilikan 60%. (Lili Handayani)