Beranda Berita Nasional Kebutuhan Energi Meningkat, IEE Series-Energy Week 2026 Hadirkan Tiga Sektor Strategis

Kebutuhan Energi Meningkat, IEE Series-Energy Week 2026 Hadirkan Tiga Sektor Strategis

223
0
IEE Series - Energy Week 2026 (Foto: Dok. Pamerindo)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Keberhasilan hilirisasi nikel, kemudian disusul hilirisasi komoditas pertambangan lainnya, berdampak pada peningkatan kebutuhan energi yang semakin besar. Karena itu, kebutuhan atas infrastruktur energi dan digital yang semakin besar mendorong industri untuk tidak hanya memperluas kapasitas, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan keandalan. Dalam RUPTL 2025–2034, Indonesia menargetkan tambahan 69,5 GW kapasitas pembangkit listrik, termasuk 42,6 GW energi terbarukan dan 10,3 GW sistem penyimpanan energi. Di sisi lain, kapasitas pusat data (data center) Indonesia juga mencapai sekitar 370 MW pada 2025.

IEE Series – Energy Week 2026 (Foto: Dok. Pamerindo)

Perkembangan tersebut menjadi konteks bagi Indonesia Energy & Engineering [IEE] Series – Energy Week 2026, di JIExpo Kemayoran, 2–5 September 2026, dengan menghadirkan Electric & Power Indonesia, The Battery Show Indonesia, dan Data Center Asia–Indonesia. Event yang diselenggarakan oleh PT Pamerindo Indonesia, penyelenggara pameran perdagangan terkemuka di Indonesia, kali ini mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, melihat keberlanjutan sebagai bagian dari bagaimana industri tumbuh dan menciptakan nilai yang lebih besar.

Pendekatan ini mencakup efisiensi, inovasi, ketahanan, serta pemanfaatan energi, material, dan infrastruktur secara lebih bertanggung jawab untuk mendukung kebutuhan industri dalam jangka panjang. Upaya tersebut membutuhkan ruang yang mempertemukan pelaku industri dengan teknologi, pengetahuan, dan perspektif dari berbagai bidang. IEE Series – Energy Week 2026 hadir sebagai platform dengan skala pameran dan rangkaian program yang semakin berkembang dari tahun ke tahun.

Area pameran IEE Series – Energy Week 2026 ini mencapai lebih dari 20.000 meter persegi, dengan 451 perusahaan dari 28 negara. Rangkaian programnya turut mencakup 21 sesi seminar dengan 73 thought leaders serta dukungan dari 12 asosiasi industri, menjadikannya salah satu ajang industri terbesar di Asia Tenggara yang mempertemukan berbagai pelaku dan pemangku kepentingan di sektor energi dan engineering.

IEE Series – Energy Week 2026 (Foto: Dok. Pamerindo)

Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Maxmilaan Bruinier, mengatakan, penyelenggaraan IEE Series – Energy Week di Jakarta melanjutkan momentum positif dari Indonesia Energy Week Surabaya 2026, yang telah berhasil mempertemukan lebih dari 200 peserta pameran dari 17 negara.

“Capaian di Surabaya menunjukkan kuatnya kebutuhan industri terhadap platform yang dapat mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dan membuka ruang kolaborasi lintas sektor. Melalui IEE Series – Energy Week di Jakarta, kami memperluas konektivitas tersebut dengan mempertemukan sektor ketenagalistrikan, penyimpanan energi, dan infrastruktur digital dalam satu ekosistem. Kami berharap pertemuan ini dapat mendorong pertukaran pengetahuan dan solusi yang membantu industri meningkatkan efisiensi, memperkuat kapabilitas, dan menciptakan nilai yang lebih besar dalam jangka panjang,” ujar Maxmilaan.

Ketiga pameran dalam IEE Series – Energy Week menghadirkan perkembangan teknologi dan solusi dari sektor yang semakin saling berkaitan. Electric & Power Indonesia menampilkan teknologi dan solusi kelistrikan, The Battery Show Indonesia menghadirkan perkembangan teknologi baterai dan penyimpanan energi, sementara Data Center Asia–Indonesia memperlihatkan berbagai solusi untuk mendukung kebutuhan infrastruktur digital. Bersama-sama, ketiganya menunjukkan bagaimana perkembangan di bidang energi dan infrastruktur digital semakin berperan dalam mendukung operasional dan perkembangan berbagai sektor industri. (Red)