Beranda Nikel INPI Pekan Ini: Harga HGNM Menguat, MHP, dan NPI Turun

INPI Pekan Ini: Harga HGNM Menguat, MHP, dan NPI Turun

96
0

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Harga komoditas nikel dalam Indonesia Nickel Price Index (INPI) yang dirilis Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) bersama Shanghai Metals Market (SMM) pada 24 Agustus 2026 menunjukkan pergerakan yang beragam. Dibandingkan dengan rilis sebelumnya pada 14 Agustus 2026, harga bijih nikel kadar 1,6% (CIF) mengalami kenaikan, sementara bijih nikel kadar 1,2% masih bertahan di level yang sama.

Di sektor produk olahan, high-grade nickel matte (HGNM) mencatat penguatan paling signifikan. Sebaliknya, harga mixed hydroxide precipitate (MHP) dan nickel pig iron (NPI) justru mengalami penurunan.

Berdasarkan data INPI, rata-rata harga bijih nikel 1,2% (CIF) pada 24 Agustus 2026 tetap berada di US$28/mt, tidak berubah dibandingkan rilis sebelumnya. Sementara itu, bijih nikel 1,6% (CIF) naik dari US$64,9/mt menjadi US$65,8/mt. Dengan demikian, komoditas tersebut menguat US$0,9/mt dalam sepekan.

Pada produk NPI, rata-rata harga turun tipis dari US$146,09/mt menjadi US$145,95/mt atau berkurang US$0,14/mt.

Pergerakan berbeda terlihat pada HGNM. Harga rata-ratanya meningkat dari US$15.491/mt pada rilis sebelumnya menjadi US$15.531/mt pada 24 Agustus 2026. Kenaikan tersebut mencapai US$40/mt. Sementara itu, harga MHP mengalami koreksi paling dalam. Rata-rata harga turun dari US$14.977/mt menjadi US$14.902/mt atau terkoreksi US$75/mt.

Perbandingan Harga INPI 14 Agustus 2026 dan 24 Agustus 2026

PRODUK14 AGUSTUS 202624 AGUSTUS 2026KETERANGAN
Bijih Nikel 1,2% (CIF)US$28/mtUS$28/mtTetap
Bijih Nikel 1,6% (CIF)US$64,9/mtUS$65,8/mtNaik US$0,9/mt
NPI (FOB)US$146,09/mtUS$145,95/mtTurun US$0,14/mt
HGNM (FOB)US$15.491/mtUS$15.531/mtNaik US$40/mt
MHP (FOB)US$14.977/mtUS$14.902/mtTurun US$75/mt

Analisis Pasar

Pergerakan INPI pada 24 Agustus 2026 memperlihatkan pasar nikel Indonesia belum bergerak dalam satu arah. Pada segmen bahan baku, harga bijih nikel kadar 1,6% mulai mengalami penguatan, sedangkan kadar 1,2% masih stabil.

Kenaikan HGNM sebesar US$40/mt menjadi salah satu perubahan paling menonjol dalam rilis kali ini. Penguatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan pada harga produk nikel olahan berkadar tinggi, meskipun belum diikuti oleh seluruh produk hilir.

Sebaliknya, koreksi MHP sebesar US$75/mt menunjukkan tekanan yang masih cukup kuat pada pasar produk berbasis bahan baku baterai. Penurunan ini juga menjadi koreksi terbesar di antara lima komoditas yang tercantum dalam INPI.

NPI turut melemah, tetapi penurunannya relatif terbatas, hanya US$0,14/mt. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pasar produk nikel untuk kebutuhan industri baja nirkarat (stainless steel) masih cenderung bertahan, meski belum menunjukkan penguatan yang berarti.

Secara keseluruhan, INPI 24 Agustus 2026 mencerminkan kondisi pasar yang masih fluktuatif. Penguatan bijih nikel kadar 1,6% dan HGNM menjadi sinyal positif, tetapi tekanan pada MHP serta koreksi tipis NPI menunjukkan pemulihan permintaan belum merata di seluruh rantai nilai nikel. (Li Han)