
NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Pemulihan lahan tidak lagi hanya berfokus pada kegiatan menanam pohon, tetapi juga harus didukung inovasi dan teknologi agar memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat. Hal itu ditegaskan oleh Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Salah satu pendekatan yang didorong Kemenhut adalah pemanfaatan mikoriza untuk reklamasi lahan bekas tambang.
“Pemulihan lahan bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga menumbuhkan kepedulian, memperkuat gotong-royong, dan memastikan bahwa manfaat pemulihan lingkungan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Sebab pada akhirnya, lahan yang sehat akan menghadirkan lingkungan yang sehat, ekonomi yang kuat, dan kehidupan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang,” ujar Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut), Rohmat Marzuki, dalam siaran pers yang diterima redaksi, Kamis (2/7/2026).
Menurut Rohmat, pemulihan lahan harus memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi kelestarian lingkungan, tetapi juga bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Kemenhut terus mendorong berbagai pendekatan yang menggabungkan aspek ekologis, sosial, dan ekonomi dalam program rehabilitasi lahan.

Dalam upaya mempercepat pemulihan 6,6 juta hektare lahan kritis di dalam kawasan hutan dan 5,7 juta hektare di luar kawasan hutan, Kemenhut mengadopsi pendekatan modern melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta penggunaan drone untuk tabur benih dari udara (aerial seeding). Kemenhut juga memberikan ruang bagi inovasi sains, seperti penggunaan mikoriza untuk reklamasi lahan bekas tambang.
Lebih lanjut, Rohmat mengatakan Kemenhut juga memperkuat pelaksanaan Program Gerakan Indonesia Asri (AMAN: Sehat, Resik, dan Indah) melalui pengembangan Perhutanan Sosial dengan skema agroforestri, silvopasture, dan silvofishery. Melalui skema tersebut, masyarakat diberikan akses legal untuk mengelola hutan secara lestari sehingga memperoleh manfaat ekonomi sekaligus berperan dalam menjaga kelestarian hutan. (Tubagus)









































