

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — PT United Tractors Tbk. (UT) menegaskan konsistensinya dalam mengintegrasikan prinsip environment, social, governance (ESG) ke seluruh operasional perusahaan.
Komitmen tersebut kembali mendapat pengakuan setelah UT meraih dua penghargaan pada ajang ESG Governance Kadin-GAPPS International Awards 2026, yakni ESG Governance Achievement dan ESG Project Management Commitment untuk sektor Industri.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa implementasi ESG di UT telah berkembang melampaui aspek kepatuhan (compliance), menjadi bagian integral dari strategi bisnis perusahaan dalam memperkuat mitigasi risiko, meningkatkan ketahanan usaha, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Corporate Human Capital and Corporate University Division Head PT United Tractors Tbk, Abun Jufar Jaya, mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya perusahaan dalam membangun tata kelola keberlanjutan yang semakin kuat.
“Dengan penuh rasa syukur, kami menyampaikan terima kasih kepada Kadin, Global Alliance for Project Performance Standards (GAPPS), dan Institute for Sustainability and Agility (ISA) atas penghargaan yang diberikan kepada UT. Bagi UT, ESG berperan penting dalam memperkuat mitigasi risiko, ketahanan bisnis, serta integrasi keberlanjutan di seluruh lini perusahaan. Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas bagi pemangku kepentingan,” ujar Abun, di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Ajang ESG Governance Kadin-GAPPS International Awards merupakan bentuk apresiasi yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama GAPPS, dan ISA. Selain memberikan penghargaan, forum tersebut juga menjadi sarana pembelajaran, benchmarking, dan penguatan implementasi ESG di kalangan dunia usaha.
Proses penilaian dilakukan secara komprehensif melalui dua tahapan, yaitu pengisian request for information (RFI) dan administrative screening, kemudian dilanjutkan dengan judging panel interview. Dewan juri yang terdiri atas praktisi dan akademisi di bidang ESG, manajemen risiko, dan project management menilai berbagai aspek, mulai dari keselarasan strategi ESG dengan tujuan perusahaan, efektivitas tata kelola, integrasi ESG dalam proses bisnis dan manajemen risiko, sistem pemantauan dan pelaporan, hingga penciptaan nilai dari implementasi inisiatif keberlanjutan.
Bagi UT, capaian tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjadikan ESG sebagai fondasi pengelolaan bisnis. Implementasi ESG tidak lagi diposisikan sekadar sebagai pemenuhan regulasi, melainkan sebagai pendekatan strategis untuk memperkuat daya saing perusahaan di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang.
Ke depan, UT akan terus memperkuat implementasi ESG melalui tata kelola yang adaptif, inovasi berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya pertumbuhan bisnis yang bertanggung jawab, tangguh, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan. (Shiddiq)







































