
NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Perdagangan nikel pekan ini tenang bak air Danau Biru di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, beriak sedikit, selebihnya tenang. Ya, ketenangan itu terlihat pada harga bijih nikel (nickel ore) yang relatif stabil, sedangkan produk hilirnya ada penguatan harga. Hal itu terefleksikan pada Indeks Harga Nikel Indonesia atau Indonesia Nickel Price Index (INPI) yang dirilis Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) bersama Shanghai Metals Market (SMM) 22 Juni 2026.
Secara umum, pasar nikel Indonesia menunjukkan tren yang lebih positif dibandingkan pekan sebelumnya, ada cahaya harapan, ditandai dengan penguatan pada produk hilir nikel, sementara harga bijih nikel relatif stabil. Berdasarkan data INPI, harga bijih nikel 1,2% (CIF) tetap berada di kisaran US$26–34/mt, dengan harga rata-rata US$30/mt, tidak berubah dibandingkan rilis 15 Juni 2026.
Sementara itu, bijih nikel berkadar 1,6% (CIF) berada pada rentang US$73,2–78,2/mt dengan rata-rata US$75,7/mt, memang sedikit turun dari rata-rata US$76,3/mt pada pekan sebelumnya. Berbarengan dengan itu harga nickel pig iron (NPI) FOB menguat menjadi US$148,27/mt, naik US$0,13/mt dibandingkan posisi 15 Juni 2026 yang berada di level US$147,09/mt.
Kenaikan yang lebih signifikan terjadi pada high-grade nickel matte (FOB) yang naik US$62/mt menjadi US$16.474/mt. Sebelumnya intermediate product hasil pengolahan bijih nikel yang memiliki kandungan nikel ± 73-78% ini berada pada level US$16.485/mt dengan koreksi mingguan sebesar US$171/mt.
Hal sama juga terlihat pada mixed hydroxide precipitate (MHP) FOB yang menunjukkan perbaikan dengan kenaikan US$61/mt menjadi US$16.387/mt, menandakan mulai pulihnya sentimen pada sektor bahan baku baterai.

Perbandingan Harga INPI 15 Juni 2026 dan 22 Juni 2026
| PRODUK | 15 JUNI 2026 | 22 JUNI 2026 | KETERANGAN |
| Bijih Nikel 1,2% (CIF) | US$30/mt | US$30/mt | Stabil |
| Bijih Nikel 1,6% (CIF) | US$76,3/mt | US$75,7/mt | Turun US$0,6/mt |
| NPI (FOB) | US$147,09/mt | US$148,27/mt | Naik US$1,18/mt |
| HGNM (FOB) | US$16.485/mt | US$16.474/mt | Turun US$11/mt |
| MHP (FOB) | US$16.398/mt | US$16.387/mt | Turun US$11/mt |
Analisis Pasar
Stabilnya harga bijih nikel menunjukkan keseimbangan antara pasokan dan permintaan domestik yang masih terjaga. Di sisi lain, penguatan NPI mengindikasikan adanya perbaikan permintaan dari sektor baja nirkarat (stainless steel).
Kendatipun harga nickel matte dan MHP masih berada sedikit di bawah level rata-rata pekan sebelumnya, perubahan mingguan pada rilis 22 Juni menunjukkan tren pemulihan setelah tekanan harga yang terjadi pada pertengahan Juni.
Kondisi tersebut sejalan dengan pergerakan harga nikel global yang masih berfluktuasi di tengah dinamika permintaan Tiongkok dan perkembangan industri baterai kendaraan listrik. Pelaku industri akan terus mencermati perkembangan pasar global, khususnya permintaan dari sektor baja nirkarat dan baterai EV, yang diperkirakan tetap menjadi faktor utama penentu arah harga nikel pada semester kedua 2026. (Li Han)










































