Beranda Korporasi Pemegang Saham Setuju, Antam Siap Jalankan Tugas Kembangkan Ekosistem Baterai EV Berbasis...

Pemegang Saham Setuju, Antam Siap Jalankan Tugas Kembangkan Ekosistem Baterai EV Berbasis Nikel

96
0
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-OK-International-Critical-Minerals-Summit-Indonesia-2026-1024x341.jpg

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mendapat persetujuan pemegang saham untuk menerima penugasan khusus dari pemerintah dalam rangka percepatan hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) nasional.

Persetujuan tersebut menjadi salah satu keputusan strategis dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (10/6/2026), seiring upaya pemerintah memperkuat industrialisasi sumber daya mineral dan meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.

Penugasan itu mencakup pengembangan ekosistem baterai EV terintegrasi berbasis nikel dari hulu hingga hilir. Rantai industri yang akan dikembangkan meliputi kegiatan pertambangan, pembangunan fasilitas rotary kiln electric furnace (RKEF), rotary kiln smelting blast furnace (RKSBF), high pressure acid leach (HPAL), refinery, prekursor, katode, sel baterai, hingga fasilitas daur ulang baterai (battery recycling).

Direktur Utama Antam, Untung Budiharto, mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat hilirisasi mineral sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional. Sejalan dengan agenda pembangunan nasional, Antam akan terus memperkuat pengembangan bisnis berbasis hilirisasi dan integrasi rantai nilai mineral.

“Melalui berbagai proyek strategis yang terintegrasi, Antam tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga mendukung penguatan kemandirian industri nasional serta posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global,” ujar Untung dalam keterangan resmi perusahaan, sebagaimana dikutip redaksi, Senin (15/6/2026).

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-online-DTI-1024x341.jpg

Pengembangan ekosistem baterai terintegrasi tersebut, katanya berharap, mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral nasional, memperluas sumber pendapatan perusahaan, memperkuat ketahanan bisnis jangka panjang, serta mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Pelaksanaan proyek akan dilakukan melalui kerja sama antara Antam dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) bersama HYD Investment Limited. Konsorsium tersebut terdiri atas Zhejiang Huayou Cobalt Co., Ltd., EVE Energy Co., Ltd., dan PT Daaz Bara Lestari Tbk yang menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.

Langkah percepatan hilirisasi itu juga didukung kinerja keuangan Antam yang mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada 2025. Perseroan ini membukukan pendapatan sebesar Rp84,64 triliun atau naik 22% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara laba bersih tahun berjalan mencapai Rp7,92 triliun, tumbuh 106 persen dibandingkan 2024.

Untung menilai capaian tersebut menunjukkan efektivitas strategi bisnis yang dijalankan perusahaan di tengah tantangan global berupa volatilitas harga komoditas dan ketidakpastian ekonomi. Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, Antam berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah perseroan BUMN ini.

“Capaian tersebut mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan Antam dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” katanya. (Shiddiq)

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah IKLAN-OK-Indomachinary-11-13-Agustus-1024x341.jpg