
NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Foton menegaskan komitmennya dalam pengembangan kendaraan komersial berbasis listrik atau electric vehicle (EV) melalui partisipasi di Giicomvec 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan bagi pelaku usaha di Indonesia.
Dalam ajang tersebut, Foton menghadirkan dua produk unggulan, yakni eTunland dan eView Connect, yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan operasional di berbagai sektor, mulai dari logistik hingga distribusi perkotaan. Perwakilan Foton Global, Luis Huo, menegaskan, inovasi EV menjadi fokus utama perusahaan dalam menjawab kebutuhan bisnis modern.

“Foton berkomitmen untuk menghadirkan solusi kendaraan komersial yang tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan bisnis saat ini. Melalui kendaraan listrik, kami ingin memastikan operasional yang lebih efisien, berkelanjutan, dan dapat diandalkan,” kata Luis dalam siaran pers yang dikutip, Jumat (10/4/2026).
Indonesia dinilai sebagai pasar strategis dalam pengembangan kendaraan komersial listrik, seiring meningkatnya kebutuhan akan efisiensi operasional dan solusi ramah lingkungan. COO Foton Indonesia, Edi Napis, menyebut, kehadiran produk terbaru ini juga ditujukan untuk mendukung transformasi bisnis secara menyeluruh.

“Melalui kehadiran eTunland dan eView Connect, kami ingin memberikan solusi yang tidak hanya berfokus pada kendaraan, tetapi juga pada efisiensi bisnis secara menyeluruh. Foton hadir sebagai mitra bagi pelaku usaha dalam menghadapi transformasi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.
eTunland hadir sebagai kendaraan dobel kabin listrik berpenggerak 4×4 yang dirancang untuk kebutuhan operasional di berbagai medan, termasuk area semi-industri. Kendaraan ini dibekali motor listrik bertenaga hingga 114 HP dengan torsi maksimum 290 Nm serta baterai 88 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 400 km dalam penggunaan nyata.

Selain itu, eTunland dilengkapi fitur pengisian cepat (DC fast charging) yang memungkinkan pengisian daya sekitar 42 menit, serta dukungan pengisian AC untuk fleksibilitas operasional. Kendaraan ini juga menggunakan baterai LFP dengan sistem pendingin cair guna menjaga stabilitas performa dan daya tahan.
Sementara itu, eView Connect hadir sebagai EV berbasis van yang difokuskan untuk kebutuhan distribusi di kawasan perkotaan, khususnya last mile delivery. Dengan desain kompak dan kapasitas kargo yang memadai, kendaraan ini mendukung mobilitas di area padat.
eView Connect dibekali baterai sekitar 50 kWh dengan jarak tempuh hingga 300 km (WLTC). Fitur pengisian cepat memungkinkan pengisian daya dalam waktu sekitar 35 menit, sehingga meminimalkan waktu henti operasional. Kendaraan ini juga dilengkapi teknologi konektivitas, sistem monitoring, serta fitur keselamatan aktif.

Melalui kehadiran kedua model tersebut, Foton mendorong pelaku usaha untuk beralih ke kendaraan listrik yang lebih efisien dan kompetitif. Selain itu, dalam pameran Giicomvec 2026, Foton turut menampilkan lini kendaraan lain, seperti eTruckmate, eMiler, dan eAumark 14 ton sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan komersial terintegrasi.
Seluruh lini kendaraan tersebut dikembangkan melalui kolaborasi dengan karoseri lokal guna memastikan kesesuaian dengan kebutuhan operasional di Indonesia. (Fuyun)






































