Beranda Asosiasi Pertambangan Workshop KCMI 2025 Bahas Valuasi Mineral, Antusiasme Peserta Capai 50 Orang

Workshop KCMI 2025 Bahas Valuasi Mineral, Antusiasme Peserta Capai 50 Orang

2405
0
Lesbon Sitorus Ketua pelaksana Workshop KCMI 2025, Artoter Senayan Jakarta, Selasa (9/9/2025)
https://event.cnfeol.com/en/evenat/333

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Workshop KCMI 2025 yang berlangsung pada hari Selasa ini dengan materi utama seputar valuasi mineral untuk penilaian aset. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran dan penyegaran wawasan bagi para profesional di bidang eksplorasi dan industri ekstraktif.

https://www.fastmarkets.com/events/international-critical-minerals-and-metals-summit-indonesia/
https://www.fastmarkets.com/events/international-critical-minerals-and-metals-summit-indonesia/

Ketua pelaksana Workshop KCMI 2025, Lesbon Sitorus, menyatakan bahwa acara tahun ini diselenggarakan hingga hari ini mendapat respons positif dari peserta.

“Kami menilai bahwa acara ini bisa berjalan dengan baik sampai hari ini. Untuk tanggal 8 dan 9 ini adalah acara workshop yang berbeda untuk teman-teman CPI dan teman-teman dari sponsor CPI Forum,” ujar Lesbon di Hotel Artotel Senayan Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Dia menjelaskan, agenda workshop dibagi menjadi tiga fokus utama. Pertama ditujukan bagi para profesional geologi dan eksplorasi dengan topik estimasi sumber daya mineral dan batubara. Kedua membahas konservasi dan model finansial, dan yang ketiga difokuskan pada topik valuasi mineral.

“Saya sendiri sebagai ketua pelaksana senang karena antusiasme peserta setiap harinya hingga mencapai 50 orang sampai saat ini. Semoga nanti apa yang sudah kita rancang ini bisa berguna untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme para CPI khususnya dan para peserta pada umumnya,” lanjutnya.

https://inassda.org/event/inassda-full-day-seminar-on-stainless-steel/

Materi pada hari ini dibawakan oleh Andrew Waltho, yang memaparkan pentingnya pemahaman valuasi mineral sebagai dasar dalam penilaian aset pertambangan. Lesbon menilai materi ini relevan dan dibutuhkan oleh para pelaku industri di Indonesia.

“Menurut saya, materi ini cukup menarik karena sudah cukup lama ada, tetapi kita sudah cukup lama juga tidak membahasnya. Ini waktunya untuk merefresh wawasan kita karena sebelumnya belum pernah ada Kode untuk valuasi mineral di Indonesia. Kita berharap, perlahan-lahan bisa kita susun Kode Valuasi Mineral, dan training yang kita lakukan hari ini adalah dalam rangka itu,” jelasnya.

Lesbon juga menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa bisa rutin dilakukan. “Harapan saya, acara ini bisa dilakukan secara rutin untuk merefresh dan meningkatkan profesionalisme untuk CPI, serta diisi dengan topik-topik yang lebih menarik dan pembicara-pembicara yang lebih terdepan,” pungkasnya.

Workshop ini menjadi bagian dari rangkaian program peningkatan kompetensi yang diadakan oleh Komite Cadangan Mineral Indonesia (KCMI) bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor pertambangan dan energi. (Shiddiq)