Bupati Parigi Moutong Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Tanah Berpotensi Nikel

NIKEL.CO.ID – Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu mengimbau masyarakat Parimo tak mudah terprovokasi terkait adanya potensi nikel di KEK.

Hal tersebut akibat adanya isu berkembang ditengah masyarakat potensi adanya nikel.

Nikel tersebut menurut isu liar di masyarakat, berada di sebagian lintasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Parigi Moutong.

Samsurizal menegaskan, aparat desa agar tidak membuat isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Akibat itu, membuat masyarakat memikirkan tentang tanah di desanya tersebut.

“Kasihan masyarakat kita dibuat menghayal tentang tanah di desanya. Masyarakat sudah menghayal katanya mereka akan kaya mendadak jika tanahnya yang kena jalur kawasan KEK dibeli karena didalamnya terdapat Nikel,” sebut Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu, Senin (28/6/2021).

Mantan Komandan Peleton 3/A Yonif 501/KOSTRAD Pare-pare itu menyebutkan, isu adanya nikel KEK di Parimo sudah ditanyakan kepada pengelola KEK Tawaili, Kota Palu.

Pengelola KEK Kota Palu, Mulhanan Tombolotutu merupakan sepupu dari Samsurizal mengatakan tidak benar adanya issu dibawah tanah untuk lintasan kawasan KEK ada Nikel.

Kata Toni sapan akrab Mulhanan, Nikel dibawa dari Kabupaten Morowali yang rencananya melewati lintasan KEK jalur kebun kopi atau Marantale tembus di kawasan KEK Tawaili.

Bupati Parimo dua periode itu mengingatkan kepada masyarakat dan aparat desa khususnya, untuk mentaati aturan sesuai Keputusan Presiden (Kepres) nomor 34 tahun 2003 tentang Kebijakan Nasional di Bidang Pertanahan.

“Saya minta kepala OPD terkait, agar segera melaporkan hal tersebut kepada aparat penegak hukum untuk memproses oknum yang melanggar aturan, ” tandas mantan Komandan Kompi A YONIF 501/KOSTRAD tersebut.

Sumber: Tribunnews