Beranda Berita Nasional Minerba Convex 2026 Resmi Dimulai, Pemerintah dan Asosiasi Perkuat Kolaborasi Sektor Minerba

Minerba Convex 2026 Resmi Dimulai, Pemerintah dan Asosiasi Perkuat Kolaborasi Sektor Minerba

63
0
Ketua Umum APNI, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Nanan Soekarna, dan Sekum APNI, Meidy Katrin Lengkey, bersama Dirjen Minerba KESDM, Tri Winarno, dan perwakilan negara sahabat (Foto: MNI/Uyun)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Direktorat Jenderal (Ditjen) Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama 18 asosiasi sektor Minerba secara resmi meluncurkan Minerba Convention and Exhibition (Minerba Convex) 2026.

“Bismillahirrahmanirrahim, dengan mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Mahakuasa serta dengan semangat kolaborasi dan kemajuan sektor mineral dan batu baru Indonesia, maha hari ini Minerba Convex 2026 resmi saya nyatakan dimulai,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno, dalam peluncuran Minerba Convex 2026, di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Kolaborasi antara Dirjen Minerba dengan asosiasi-asosiasi, menurut Dirjen Minerba, dilakukan untuk meningkatkan pemahaman publik sekaligus memperkuat citra industri pertambangan mineral dan batu bara.

“Kolaborasi ini merupakan upaya kita bersama untuk meningkatkan pemahaman kepada publik serta memperkuat citra industri pertambangan mineral dan batu bara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Minerba Convex 2026, Catur Gunadi, mengatakan, penyelenggaraan tahun ini tidak hanya diarahkan sebagai pameran dan konvensi, tetapi juga menjadi ruang percakapan publik mengenai masa depan industri pertambangan Indonesia.

“Minerba Convex 2026 tidak hanya sekadar pameran, tidak sekadar konvensi, tetapi juga sebagai forum atau media strategis di lingkungan subsektor Minerba,” tuturnya.

Minerba Convex 2026 diharapkan memberikan perspektif yang lebih luas mengenai industri pertambangan kepada masyarakat.

“Semangat kami, Minerba Convex 2026 tidak dimaksudkan untuk sekadar menunjukkan bahwa pertambangan memberikan kontribusi. Lebih jauh dari itu, melalui kegiatan ini subsektor Minerba ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mempertanyakan kembali bagaimana nilai mineral diciptakan, siapa yang memperoleh manfaat, bagaimana kepercayaan dibangun, dan apa yang harus dilakukan agar pertambangan tetap relevan dan kompetitif di masa depan,” pungkasnya.

Minerba Convex 2026 dijadwalkan akan berlangsung pada 2–3 November 2026 di Cendrawasih Hall, Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pertambangan dan dirancang sebagai forum strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, profesional, akademisi, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.

Sejumlah agenda utama akan digelar dalam kegiatan tersebut, di antaranya exhibition and technology showcase, diskusi panel, executive dialogue, mining public talk, forum internasional, government-to-government (G2G), business forum, hingga berbagai program edukasi dan kompetisi.

Terdapat delapan tema dalam executive dialogue dan akan dibagi ke dalam delapan breakout room, di antaranya pengembangan industri mineral untuk meningkatkan nilai tambah dan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), keberlanjutan industri dan pelestarian lingkungan pertambangan, transformasi industri pertambangan melalui inovasi teknologi, tata ruang dan keseimbangan konservasi lingkungan, tata kelola birokrasi dan regulasi subsektor mineral dan batubara, peningkatan produksi subsektor pertambangan dan ekonomi sirkular, penguatan resiliensi usaha pertambangan yang berkelanjutan, serta penguatan tata kelola pertambangan rakyat.

Kegiatan Minerba Convex 2026 juga melibatkan sejumlah negara, antara lain Swedia dengan topik teknologi, Australia terkait mining closure, serta India, Kongo, dan China. Selain itu, Minerba Convex 2026 juga akan menghadirkan berbagai program edukasi dan kompetisi untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai subsektor mineral dan batu bara.

Program tersebut, antara lain Mining Adventure, Minerba Experience Zone, Minerba Educreative Competition 2026, kompetisi fotografi bagi masyarakat umum, jurnalis dan mahasiswa, program pembelajaran bagi guru geografi, ilustrasi digital bagi siswa SMP, serta gambar bercerita bagi siswa SD.

Adapun Energy Exploration Day bagi mahasiswa, Mining Journalist Competition, Mining Appreciation, dan coaching clinic sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada pelaku usaha sektor mineral dan batu bara. (Fi Yun)