Beranda Nikel INPI 31 Agustus 2026: HGNM dan MHP Menguat, NPI Terkoreksi

INPI 31 Agustus 2026: HGNM dan MHP Menguat, NPI Terkoreksi

107
0

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – Pergerakan harga komoditas nikel dalam Indonesia Nickel Price Index (INPI) pada akhir Agustus 2026 kembali menunjukkan dinamika yang beragam. Dalam rilis Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) bersama Shanghai Metals Market (SMM) per 31 Agustus 2026, harga dua produk olahan, yakni high-grade nickel matte(HGNM) dan mixed hydroxide precipitate (MHP), mengalami penguatan. Sebaliknya, harga nickel pig iron (NPI) terkoreksi.

Sementara itu, harga bijih nikel kadar 1,2% dan 1,6% berdasarkan harga CIF tercatat masih stabil dibandingkan rilis 24 Agustus 2026. Berdasarkan data INPI, harga rata-rata bijih nikel 1,2% (CIF) pada 31 Agustus 2026 bertahan di level US$28/mt, sama seperti periode sebelumnya. Demikian pula bijih nikel kadar 1,6% (CIF), yang tetap berada pada rata-rata US$65,8/mt.

Perubahan lebih terlihat pada produk olahan. Harga rata-rata NPI (FOB) turun dari US$145,95/mt pada 24 Agustus menjadi US$144,47/mt pada 31 Agustus 2026. Artinya, harga NPI terkoreksi US$1,48/mt dalam sepekan. Berbeda dengan NPI, harga HGNM (FOB) justru mencatat kenaikan cukup kuat. Harga rata-ratanya meningkat dari US$15.531/mt menjadi US$15.626/mt, atau naik US$95/mt.

Penguatan juga terjadi pada MHP (FOB). Produk antara yang banyak digunakan dalam rantai pasok bahan baku baterai tersebut naik dari US$14.902/mt menjadi US$14.993/mt, atau bertambah US$91/mt.

Dengan demikian, pergerakan INPI pada 31 Agustus menunjukkan bahwa penguatan paling besar secara nominal terjadi pada HGNM, disusul MHP. Sementara NPI menjadi satu-satunya produk yang mengalami penurunan harga dalam rilis tersebut.

Perbandingan Harga INPI 14 Agustus 2026 dan 24 Agustus 2026

PRODUK24 AGUSTUS 202631 AGUSTUS 2026KETERANGAN
Bijih Nikel 1,2% (CIF)US$28/mtUS$28/mtTetap
Bijih Nikel 1,6% (CIF)US$65,8/mtUS$65,8/mtTetap
NPI (FOB)US$145,95/mtUS$144,47/mtTurun US$1,48/mt
HGNM (FOB)US$15.531/mtUS$15.626/mtNaik US$95/mt
MHP (FOB)US$14.902/mtUS$14.993/mtNaik US$91/mt

Harga Bergerak Berbeda di Produk Hilir

Pergerakan INPI pada 31 Agustus 2026 memperlihatkan bahwa stabilitas harga bahan baku belum sepenuhnya tercermin pada seluruh produk olahan nikel. Dua jenis bijih yang tercantum dalam indeks tidak mengalami perubahan. Harga bijih nikel 1,2% bertahan di US$28/mt, sedangkan bijih kadar 1,6% tetap US$65,8/mt. Kondisi ini menunjukkan belum terdapat perubahan berarti pada indikator harga bijih dalam rentang rilis mingguan tersebut.

Di sisi lain, pasar produk olahan justru lebih dinamis. HGNM menjadi produk dengan kenaikan terbesar, setelah bertambah US$95/mt atau sekitar 0,61% dibandingkan pekan sebelumnya. MHP juga mencatat penguatan sebesar US$91/mt. Kenaikan tersebut membawa harga rata-rata MHP mendekati US$15.000/mt, sekaligus membalikkan tren penurunan yang terlihat pada rilis 24 Agustus lalu.

Sebaliknya, NPI bergerak berlawanan arah. Harga rata-rata turun US$1,48/mt menjadi US$144,47/mt. Meski secara nominal relatif kecil dibandingkan perubahan HGNM dan MHP, koreksi ini menunjukkan tekanan harga masih terdapat pada segmen produk NPI.

Jika dilihat secara keseluruhan, rilis INPI 31 Agustus 2026 memperlihatkan dua produk hilir menguat, satu terkoreksi, sementara harga bijih nikel cenderung datar. Kondisi tersebut menggambarkan pasar nikel yang belum bergerak seragam, dengan respons harga yang berbeda antara bahan baku, produk untuk rantai baja nirkarat, dan produk yang berkaitan dengan rantai pasok baterai.

Menutup Agustus, penguatan HGNM dan MHP menjadi sinyal positif bagi produk olahan nikel, meski pelemahan NPI menunjukkan tekanan pasar masih belum sepenuhnya mereda. (Li Han)