Beranda Berita Nasional Ketua Komisi XI DPR RI: Bursa Mineral di Bawah OJK, Regulasi Turunan...

Ketua Komisi XI DPR RI: Bursa Mineral di Bawah OJK, Regulasi Turunan sedang Disiapkan

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun (Foto: Humas DPR)
Oleh Tubagus Rachmat

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Pembentukan bursa mineral menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola komoditas strategis nasional sekaligus bagian dari upaya Indonesia membangun sistem pengelolaan sumber daya alam yang lebih transparan, terintegrasi, dan akuntabel.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam keterangan resmi yang dikutip redaksi, Selasa (18/8/2026). Bursa mineral sudah diputuskan di dalam UU P2SK, UU No. 4/2026 dan menjadi salah satu kepala eksekutif pembidangan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keberadaan kepala eksekutif tersebut merupakan bagian dari struktur OJK yang akan membidangi bursa mineral.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Nanti ada kepala eksekutif yang membidangi bursa mineral dan komoditas strategis. Dan, mulai berlaku 1 Januari 2027,” katanya.

Saat ini, pemerintah masih menyiapkan berbagai regulasi turunan sebagai landasan operasional bursa mineral. Regulasi tersebut mencakup peraturan pemerintah (PP), peraturan presiden (Perpres), dan peraturan OJK (POJK), termasuk pengaturan mengenai jenis mineral yang akan diperdagangkan.

Anggota DPR itu, penguatan kelembagaan bursa mineral juga akan diikuti dengan penyesuaian struktur organisasi OJK. Proses pemilihan komisioner OJK nantinya akan melibatkan Komisi XI DPR RI melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan.

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

“Ada komisioner OJK yang baru. Nanti akan dipilih di Komisi XI,” ungkapnya.

Momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kata dia, menjadi pengingat pentingnya memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengelola kekayaan alamnya sendiri agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Dengan mulai berlakunya bursa mineral pada 2027, pengelolaan perdagangan mineral dan komoditas strategis diharapkan dapat semakin transparan, terukur, dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. (Tubagus)

Iklan
ASEAN Solar Storage Summit
11 12 Nov EV Charge Live ICE BSD
OK IKLAN 12 Nov 26 2026 SMM Annual Nickel Conf Shanghai China
Asia Intl Recycled Conference

Artikel ini berguna?

Perkembangan cerita ini

Topik Komisi XI →

  1. Komisi XI DPR RI Minta Harga BMKS Wajib Digunakan sebagai Acuan Transaksi
  2. Ketua Komisi XI DPR RI: Bursa Mineral di Bawah OJK, Regulasi Turunan sedang Disiapkan sedang Anda baca
  3. Ketidakjelasan DBH 2027 Berpotensi Ganggu Penyusunan APBD Daerah Penghasil SDA
  4. Masuk BI, Thomas Diharapkan Bawa Perspektif Fiskal ke Arah Kebijakan Moneter
  5. Siap-siap, Sektor Pertambangan akan Dapat Kejutan Pajak
  6. DPR Ingatkan Risiko Tambang Rakyat Jika tak Menerapkan Prinsip ESG

Agenda industri terdekat

Semua agenda →