Beranda Berita International Gara-gara Faktor Ini Pabrik NPI di Tiongkok Rugi

Gara-gara Faktor Ini Pabrik NPI di Tiongkok Rugi

1139
0
Nickel Pig Iron (NPI)

NIKEL.CO.ID, 10 MEI 2023-Pabrik pengolahan nickel pig iron (NPI) di Tiongkok sedang lesu. Sejak April 2023, beberapa pabrik NPI memangkas produksinya kerena terus merugi, meskipun harga NPI rebound.

Produksi NPI Tiongkok, seperti dikutip Shanghai Metals Market (SMM), Rabu (10/5/2023), mencapai 243.000 metric ton (mt) dalam kandungan fisik di April, turun 4,74% month-on-month (MoM) dan 25,09% year-on-year (YoY). Total kandungan Ni adalah 28.400 mt. 

Aksi beberapa pabrik yang memangkas produksi NPI, dikarenakan beberapa pertimbangan. Pertama, karena rusaknya beberapa peralatan pengolahan NPI. Kedua, permintaan NPI dari pabrik baja tahan karat tetap rendah, sehingga pabrik mendapat keuntungan minim. Dampaknya, beberapa pabrik NPI mengalami kerugian.

Secara rinci, produksi NPI kadar tinggi di Tiongkok sekitar 21.800 mt kandungan Ni, turun 7,08% MoM. Sedangkan keluaran NPI kadar rendah meningkat 4,07% menjadi 6.500 mt kandungan Ni, karena beberapa perusahaan NPI kadar rendah terintegrasi dengan baja tahan karat.

Diperkirakan produksi NPI di Tiongkok pada Mei akan tumbuh 6,71% dari April menjadi sekitar 23.700 mt dalam kandungan Ni. Beberapa pabrik NPI bermutu tinggi mencoba bangkit dengan melakukan pemeliharaan peralatan. Informasinya, dalam bulan ini akan ada peningkatan permintaan NPI dari sektor hilir. Pabrik pabrik baja tahan karat akan meningkatkan produksinya secara intensif.

Berbeda dengan produk NPI, produksi nikel rafinasi di Tiongkok bertumbuh positif. Di April 2023, tercatat 17.600 mt di, naik 0,17% MoM dan 36,35% YoY. 

Sebuah pabrik peleburan di China barat laut melakukan perombakan selama sebulan, tetapi pabrik peleburan di Jiangsu meningkatkan produksinya pada saat yang sama, sehingga mencegah penurunan produksi.

Output Mei diprediksi menjadi 17.900 mt, naik 1,99% MoM dan 25,73% YoY. Sebuah smelter di Jiangsu diperkirakan akan terus meningkatkan produksinya di Mei. Selain itu, proyek pemurnian nikel di Guangxi akan mempertahankan produksi normal, meski output-nya akan rendah di awal. 

SMM menganalisis, output nikel rafinasi akan terus meningkat di 2023 di tengah perkiraan kenaikan output nikel electrowinning. (Syarif)