Minggu, Oktober 24
Shadow

Tag: Pembatasan Pembangunan Smelter Nikel Kelas Dua

APNI Akui Tudingan Nikel RI Kotor, Tak Ramah Lingkungan

APNI Akui Tudingan Nikel RI Kotor, Tak Ramah Lingkungan

Berita Nasional, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) mengakui bahwa masih banyak kegiatan hulu hingga hilir nikel yang tidak memperhatikan aspek lingkungan. Dunia internasional menyebut nikel produksi Indonesia sebagai nikel kotor lantaran penambangannya tidak memperhatikan aspek lingkungan. Pelaku usaha di sektor pertambangan pun mengakui bahwa kegiatan hulu hingga hilir nikel di Indonesia masih banyak yang belum memperhatikan faktor lingkungan. Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Meidy Katrin Lengkey mendesak agar perusahaan yang saat ini melakukan kegiatan penambangan nikel serta mengoperasikan pengolahan dan pemurnian (smelter) dapat mengutamakan perbaikan lingkungan. Pasalnya sejauh ini masih banyak perusahaan yang abai terhadap isu tersebut. Pada...
Pembatasan Smelter dan Tanda Tanya Nasib Cadangan Nikel RI

Pembatasan Smelter dan Tanda Tanya Nasib Cadangan Nikel RI

Artikel, Berita Nasional, Nikel, Tambang
Kementerian ESDM tengah menyusun perhitungan sumber daya dalam industri nikel dari hulu hingga hilir. Hal tersebut guna memastikan ketersediaan pasokan dan cadangan yang ada di sisi hulu. Pemerintah berencana membatasi pembangunan smelter nikel guna memastikan ketersediaan pasokan bahan bakunya. Cadangan nikel saat ini belum cukup untuk memasok ke pabrik pemurnian. Ketersediaan nikel yang melimpah di Indonesia tak lantas membuat proyek baterai berjalan lancar. NIKEL.CO.ID - Wacana pembatasan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian alias smelter untuk nikel setelah 2024 membuka kembali isu lama. Cadangan nikel Indonesia menjadi tanda tanya. Data Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menunjukkan, kebutuhan bahan baku bijih tambang itu mencapai 255 juta ton per tah...
Perbaikan Rantai Pasok dan Tata Kelola Niaga Kunci Perbaikan Industri Hilir Nikel

Perbaikan Rantai Pasok dan Tata Kelola Niaga Kunci Perbaikan Industri Hilir Nikel

Berita Nasional, Korporasi, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) mengeluhkan masih belum berjalannya aturan pemerintah tentang Harga Patokan Mineral (HPM) yang masih belum berjalan optimal. Kondisi tersebut turut mempengaruhi pertumbuhan industri turunan nikel tanah air. Meidy Katrij Lengkey, Sekretaris Jenderal APNI, mengatakan dalam mendukung industri hilir nikel, diperlukan ekosistem yang terarah dari hulu ke hilir, terutama dalam rantai pasok bahan baku dan tata kelola niaga transaksi bijih nikel harus sesuai dengan aturan atau regulasi yang sudah diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 11 Tahun 2020. “Saat ini masih banyak transaksi bijih nikel yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, pada tanggal 13 Agustus 2020 dikeluarkan Kepmenko 108/2020, tentang Tim Sa...
Faktor Cadangan Nikel jadi Alasan Kementerian ESDM Batasi Smelter

Faktor Cadangan Nikel jadi Alasan Kementerian ESDM Batasi Smelter

Berita Nasional, Nikel, Politik, Tambang
NIKEL.CO.ID - Kementerian ESDM menjelaskan wacana pembatasan pembangunan smelter nikel baru setelah 2024 untuk memastikan keberlanjutan cadangan. Terutama untuk smelter nikel kelas dua yang menghasilkan feronikel (FeNi) dan Nickel Pig Iron (NPI). Direktur Mineral Kementerian ESDM Sugeng Mujiyanto mengatakan tengah menyusun perhitungan sumber daya dalam industri nikel dari hulu hingga hilir. Hal ini guna memastikan ketersediaan pasokan dan cadangan yang ada dari hulu. "Agar berkelanjutan. Pengolahan di dalam negeri dimaksimalkan agar impor seminimal mungkin," kata Sugeng kepada Katadata.co.id, Selasa (29/6/2021). Adapun berdasarkan data Kementerian ESDM, hingga 2024 sebanyak 53 smelter akan beroperasi, dengan 30 diantaranya merupakan smelter nikel. Rinciannya yaitu 13 smelter nikel...
Dukung Hilirisasi Nikel, Ini Masukan APNI Terkait Tata Kelola Dan Tata Niaga

Dukung Hilirisasi Nikel, Ini Masukan APNI Terkait Tata Kelola Dan Tata Niaga

Berita Nasional, Nikel, Politik, Tambang
NIKEL.CO.ID - Asosiasi Penambangan Nikel Indonesia (APNI) mengingatkan Pemerintah untuk menjaga ketersediaan cadangan dan optimalisasi bijih nikel kadar rendah. Salah satu yang dilakukan diantaranya diperlukan pembatasan kadar bijih nikel yang diizinkan untuk diperjual-belikan. Ini menjadi salah satu masukan APNI terkait tata kelola dan tata niaga nikel. Data APNI terkait industri hilir khusus nikel akan dibangun baik smelter pirometalurgy dan hydrometallurgy sebanyak 98 perusahaan. Jumlah ini  terdiri dari 25 pabrik yang sudah produksi, 41 perusahaan yang sedang melakukan konstruksi dan 32 perusahaan yang sedang berproses perijinan. Dengan data ini, kebutuhan bahan baku bijih nikel sebesar 255 juta ton per tahun. Jika data cadangan terukur bijih nikel hanya 4,6 miliar ton, maka indu...
Jika Smelter Tidak Dibatasi, Industri Hilir Nikel Nasional Umurnya Diperkirakan Hanya 7 Tahun

Jika Smelter Tidak Dibatasi, Industri Hilir Nikel Nasional Umurnya Diperkirakan Hanya 7 Tahun

Berita Nasional, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyatakan ada 98 pabrik smelter pyrometallurgy dan hydrometallurgy yang rencananya  terbangun dengan konsumsi bahan baku bijih nikel bisa mencapai sebesar 255 juta ton per tahun. Meidy Katrin Lengkey, Sekretaris Jendral Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), mengungkapkan kondisi itu cukup mengkhawatirkan bagi kelangsungan bisnis nikel Tanah Air. Menurut dia jika data cadangan terukur bijih nikel hanya 4,6 miliarton, industri hilir nikel hanya bisa bertahan maksimal 18 tahun. “Itu pun dengan kondisi bijih nikel kadar tinggi (diatas 1,6%) hanya 1,7 miliar ton, jika industri pyrometalurgy hanya menggunakan bijih nikel kadar tinggi maka umur pabrik ini hanya bertahan 7 tahun,” kata Meidy, Senin (28/6). Untuk itu APNU kata Meid...
APNI Minta Penjualan Bijih Nikel Dibatasi, Kenapa?

APNI Minta Penjualan Bijih Nikel Dibatasi, Kenapa?

Berita Nasional, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) menyampaikan tujuh usulan guna mendukung hilirisasi nikel, termasuk untuk mendorong industri stainless steel dan baterai dalam negeri. Salah satu usulannya adalah dengan melakukan pembatasan kadar bijih nikel yang dapat diperdagangkan. Dalam keterangan resminya, Senin (28/06/2021), disampaikan bahwa dengan semakin banyaknya smelter yang beroperasi, maka diperlukan ketersediaan cadangan. "Untuk menjaga ketersediaan cadangan dan optimalisasi bijih nikel kadar rendah, diperlukan pembatasan kadar bijih nikel yang diizinkan untuk diperjual-belikan," sebagaimana dikutip dari keterangan resmi APNI, Senin (28/06/2021). Usulan kedua untuk mendorong hilirisasi nikel adalah melakukan kegiatan eksplorasi detail untuk seluruh wilayah pert...
APNI Supports Plan to Restrict New Nickel Smelter Projects, Export

APNI Supports Plan to Restrict New Nickel Smelter Projects, Export

Artikel, Berita Nasional, Nikel
NIKEL.CO.ID - The Indonesia Nickel Miners Association (or APNI) supports the government’s plan to restrict the construction of new nickel pig iron (NPI) and ferronickel (FeNi) smelters in a bid to optimize the country’s limited nickel resources for higher value products. APNI said in a statement Monday that based on its data, there are currently already 25 pyrometallurgy and hydrometallurgy nickel smelters operating in the country, with another 41 under construction, and 32 other projects in the process of securing permit. These smelters will require nickel ore supply of 255 million tons per year. Considering the country’s measured nickel reserves of only 4.6 billion tons, the domestic nickel downstream industry can only survive for up to 8 years, assuming that high grade nickel ore ...
APNI Dorong Optimalisasi – Implementasi Tata Kelola Nikel Dalam Rangka  Mendukung Industri Hilir Nikel, Stainless Steel & Baterai

APNI Dorong Optimalisasi – Implementasi Tata Kelola Nikel Dalam Rangka Mendukung Industri Hilir Nikel, Stainless Steel & Baterai

Artikel, Berita Nasional, Nikel
NIKEL.CO.ID - Berdasarkan data APNI industry hilir khusus nikel yang akan dibangun baik smelter pirometalurgy dan hydrometallurgy sebanyak 98 perusahaan, terdiri dari 25 pabrik yang sudah produksi, 41 perusahaan yang sedang melakukan konstruksi dan 32 perusahaan yang sedang berproses perijinan. Dari data industri hilir nikel ini kebutuhan bahan baku bijih nikel akan terkonsumsi sebesar 255 juta ton per tahun, jika data cadangan terukur bijih nikel hanya 4,6 milyar ton, maka industry hilir nikel hanya bisa bertahan maksimal 18 tahun, itupun dengan kondisi bijih nikel kadar tinggi (diatas 1.6%) hanya 1.7 milyar ton, jika industry pirometalurgy hanya menggunakan bijih nikel kadar tinggi maka umur pabrik ini hanya bertahan 7 thn. Maka dengan ini APNI mendukung pemerintah untuk melakukan ...
APNI: Pemerintah Harus Batasi Smelter Kelas Dua

APNI: Pemerintah Harus Batasi Smelter Kelas Dua

Artikel, Berita Nasional, Nikel
NIKEL.CO.ID - Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI)  mendukung pemerintah untuk melakukan pembatasan smelter kelas 2 (NPI/FeNi),tetapi tetap mengundang investor untuk berinvestasi ke end produk nikel seperti stainless steel, baterai dan electric vehicle. APNI merekomendasikan pemerintah untuk membatasi eksport produk kelas 2 (NPI/FeNi) minimal 30-50% untuk local, sehingga pabrik dalam negeri seperti Krakatau Steel untuk bisa memproduksi olahan nikel yaitu STAINLESS STEEL atau olahan logam lainnya sehingga pabrik Indonesia bisa bersaing untuk industri logam dunia. “Dalam mendukung industry HILIR nikel, diperlukan ekosistem yang terarah dari HULU ke HILIR, terutama dalam rantai pasok bahan baku dan tata Kelola niaga transaksi bijih nikel yang sesuai dengan aturan/regulasi yang suda...
Open chat