Pemerintah Operasikan 9 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik

NIKEL.CO.IDKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meresmikan operasional 3 charging station untuk motor listrik atau Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). Ketiganya tersebar di 3 lokasi dan dikelola oleh operator yang berbeda.

SPBKLU pertama berlokasi di Kantor PLN UP 3 Cikokol, Tangerang serta dioperasikan oleh Grab Indonesia dan Kymco. Lalu di Alfamart Gandaria 3 Jalan Jatayu, Kebayoran Lama, Jakarta oleh Oyika, dan di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Jalan Rasuna Said, Jakarta oleh Ezyfast dan Oyika. Dengan demikian, saat ini telah tersedia 9 titik lokasi SPBKLU.

“Saat ini sudah ada 9 SPBKLU dengan rincian, 6 unit ada di Jakarta Selatan, 1 unit di Kota Tanggerang dan 2 unit di Kota Tanggerang Selatan,” kata Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana, Jakarta Selasa (3/11/2020).

Di SPBKLU, pengedaran kendaraan motor listrik berbasis baterai bisa menukarkan baterai yang lama dengan baterai yang sudah terisi di rak penyimpangan. Menurutnya, proses penukaran baterai ini hanya membutuhkan waktu 3 menit.

Rida menjelaskan, pada tahun 2025 akan ada 10 ribu SPBKLU yang terpasang. Lalu pada tahun 2030 jumlahnya akan meningkat menjadi 15.625. Hal ini sesuai dengan roadmap Permen Kementerian ESDM Nomor 13 tahun 2019.

“Sesuai dengan roadmap SPBKLU tahun 2025 nanti akan tersedia 10 ribu unit SPBKLU dan tahun 2030 kita harap akan tersedia 15.625 SPBKLU,” kata dia.

Sementara itu, untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPLKU) berupa charging station sudah ada 62 unit yang tersebar di 37 lokasi. Rida mengatakan pada tahun 2025 jumlah yang terpasang akan ada 2.465 unit dan sebanyak 7.146 unit di tahun 2030.

SPKLU ini nantinya akan terpasang di sejumlah tempat strategis. Mulai dari pusat perbelanjaan, area perkantoran, bandara, apartemen, pool taksi dan yang lainnya.

Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengatakan, 9 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) ini merupakan wujud nyata dalam rangka percepatan membuat ekosistem kendaraan listrik berbasis baterai.

Menurutnya, SPBKLU ini akan mempercepat penggunaan teknologi listrik untuk penggunaan kendaraan. Dia menginginkan mekanisme teknologi ini bisa dikembangkan lebih luas agar bisa makin bermanfaat.

“Mekanisme ini bisa dikembangkan lebih luas lagi dan bisa memberikan manfaat buat yang lebih luas lagi,” kata dia.

Sebab, dengan menggunakan kendaraan listrik, bisa menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan lebih tenang, sekaligus memanfaatkan sumber energi yang lebih ramah di Indonesia. “Kita berharap dengan maraknya pemanfaatan tenaga listrik bisa membuat lingkungan yang lebih bersih dan lebih tenang,” imbuhnya.

Pemerintah juga akan mengedepankan pembangunan infrastruktur nasional yang sesuai, sebab energi alternatif di masa mendatang akan lebih berperan. “Peran daripada renewable energi akan lebih berperan di masa mendatang dan kita harapkan energi fikasi yang semakin sempurna,” kata dia mengakhiri.

Sumber: merdeka.com

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *