Rabu, Desember 1
Shadow

Krisis Energi Dunia Mulai Serang NIkel

NIKEL.CO.ID – Harga nikel menguat tipis pada perdagangan siang ini. Walaupun menguat, laju nikel masih dihantui krisis energi yang tengah melanda dunia.

Pada Rabu (29/9/2021) pukul 11:35 WIB harga nikel tercatat US$ 18.507,50/ton. Naik 0.11% dibanding harga penutupan kemarin.

NikelSumber: Investing.com

Krisis energi tidak hanya menyerang Eropa, China pun ikut merasakannya. Pasokan energi yang ketat di China menyebar dari pabrik ke rumah-rumah penduduk, menambah kekhawatiran investor terhadap lesunya permintaan nikel dan pemulihan ekonomi China.

Harga nikel berada di bawah tekanan karena krisis energi membatasi produksi sebagian besar di pabrik baja tahan karat (stainless steel) dan pembatasan penggunaan listrik mungkin semakin ketat hingga kuartal empat tahun 2021, kata pialang saham CICC.

Industri besar China saat ini tengah bergulat dengan lonjakan harga listrik dan pembatasan penggunaan listrik. Biaya input menjadi lebih mahal menekan keuntungan yang didapat oleh industri pelebutan logam.

Krisis energi di China sebagai negara konsumen logam utama telah menyebabkan hilangnya persediaan logam di pabrik peleburan logam, perakit dan pabrik baja selama beberapa bulan terakhir.

Sumber: CNBC Indonesia

Open chat