Beranda Juli 2024 Terapkan ESG, Antam Gelar Urban Farming dan Aksi Bersih Lingkungan

Terapkan ESG, Antam Gelar Urban Farming dan Aksi Bersih Lingkungan

248
0
Direktur Pengembangan Usaha Antam, I Dewa Wirantaya saat pembukaan acara Urban Farming di Jakarta Timur, Selasa (9/7/2024). Dok. Istimewa

NIKEL.CO.ID, JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk., (Antam) menggelar kegiatan Urban Farming dan Aksi Bersih Lingkungan dalam rangka penerapan environment social governance (ESG atau lingkungan, sosial, dan tata kelola).

Melalui Unit Bisnis dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jakarta Timur yang berlokasi di Pintu Air Kanal Timur (BKT), di Kelurahan Melaka Sari Kecamatan Duren Sawit.

Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi program Sinergi Lestari dan bagian dari Pilar Lingkungan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainability Development Goals/SDGs).

“Sinergi yang dijalin bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur ini merupakan salah satu upaya penerapan ESG di Antam yang diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan nilai tambah bagi kehidupan masyarakat di sekitar wilayah operasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia,” kata Direktur Pengembangan Usaha Antam, I Dewa Wirantaya, dalam kegiatan tersebut yang dikutip melalui keterangan pers Antam, Rabu (10/7/2024).

“Selain itu, hal ini juga sebagai salah satu bentuk implementasi employee volunteering dari insan Antam,” lanjut Wirantaya.

Mengutip dari laman pertanian.go.id, yang dimaksud Urban farming (pertanian perkotaan) pada prinsipnya merupakan segala upaya yang dilakukan dalam pemanfaatan ruang atau lahan yang masih ada di perkotaan.

Praktik pertanian perkotaan tidak membutuhkan lahan khusus dengan luasan yang besar, cukup memanfaatkan lahan atau ruang yang tidak terpakai, pekarangan, atau atap bahkan dinding rumah.

Pertanian perkotaan mencakup praktik budi daya, pengolahan dan distribusi pangan di kota dan di sekitar kota. Metodebudi daya pertanian perkotaan dilakukan dengan vertikultur, hidroponik, akuaponik, aeroponik, tanaman buah dalam pot (tabulampot), dan lain-lain.

Menurut Wirantaya, kegiatan ini terdiri dari 200 karyawan ANTAM dari Kantor Pusat, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia, dan Unit Geomin, serta masyarakat dan komunitas di sekitar wilayah Jakarta.

“Berbagai tanaman produktif ditanam di area BKT, Desa Melaka Sari, antara lain cabai dan bawang merah, terong, sawi, dan sawi hijau,” ujarnya.

Selain itu, tutur dia, ada pula kegiatan penanaman pohon dan aksi bersih-bersih lingkungan yang dilakukan di Daerah Aliran Sungai, pengelolaan infrastruktur, dan utilitas umum di Kecamatan Duren Sawit bersama tim Emergency Response Group (ERG) Antam.

“Sinergi yang dilakukan Antam dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur adalah pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang berkelanjutan. Kegiatan ini bukan sekadar upaya satu kali, tetapi merupakan komitmen jangka panjang terhadap lingkungan dan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kawasan hijau dan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif, meningkatkan kapasitas masyarakat terkait penerapan pertanian perkotaan.

“Serta membantu penanganan abrasi lahan akibat banjir di Kelurahan BKT Melaka Sari,” pungkasnya. (Shiddiq