Selasa, Mei 17
Shadow

Tag: #Nikel Kadar Rendah

MIND ID Usulkan Diskon Royalti & Harga Patokan Nikel. Kenapa?

MIND ID Usulkan Diskon Royalti & Harga Patokan Nikel. Kenapa?

Berita Nasional, Korporasi, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Dunia tengah gencar melakukan transisi energi dari energi berbasis fosil ke energi terbarukan. Salah satu sektor yang didorong untuk bertransisi adalah transportasi, yakni perpindahan dari kendaraan berbasis bahan bakar minyak (BBM) menjadi kendaraan listrik. Melihat hal ini, RI sebagai negara yang memiliki sumber daya nikel terbesar dunia berupaya menangkap peluang. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membentuk perusahaan Holding baterai bernama Indonesia Battery Corporation (IBC) atau PT Industri Baterai Indonesia. Holding ini dikerjakan keroyokan oleh empat BUMN RI untuk membangun industri baterai terintegrasi dari hulu sampai hilir. Salah satu anggotanya adalah Holding BUMN Tambang RI, Mining Industry Indonesia (MIND ID). Indonesia pun memiliki target unt...
Vale Indonesia Kaji Bijih Limonit untuk Bahan Baku Mobil Listrik

Vale Indonesia Kaji Bijih Limonit untuk Bahan Baku Mobil Listrik

Berita Nasional, Korporasi, Nikel
NIKEL.CO.ID - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus mendukung pengembangan kendaraan listrik. Bahkan, perseroan sedang mengkaji mineral baru yang bisa digunakan untuk pengembangan industri tersebut. Presiden Direktur Vale Indonesia Febriany Eddy menjelaskan, sebagai perusahaan tambang nikel, perseroan fokus pada sisi hulu. Begitu juga dalam pengembangan mobil listrik, perseroan akan mendukung penyediaan bahan bakunya. "Komoditas yang sedang dikaji untuk mendukung pengembangan industri tersebut adalah bijih limonit," kata Febriany dalam acara Konferensi Pers Public Expose Live, Rabu (8/9/2021). Menurut Febriany, bijih limonit atau bijih nikel berkadar rendah ini cocok untuk mendukung mobil listrik. Namun sayangnya, perseroan tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai kajian ini dan akan ...
Andre Rosiade: Bijih Nikel Yang Direject Oleh Smelter,  Diekspor Saja Pak Menteri

Andre Rosiade: Bijih Nikel Yang Direject Oleh Smelter, Diekspor Saja Pak Menteri

Artikel
NIKEL.CO.ID - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, mengapresiasi Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Luthfi yang berkomitmen segera menyelesaikan sengkarut kinerja penyurvei atau surveyor nikel. Sebagai tindak lanjut, dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR dengan Mendag Luthfi, Kamis (26/8/2021), Andre mengusulkan agar Mendag membentuk satgas perdagangan yang nantinya bakal mengawasi kineja surveyor nikel di parbrik-pabrik pemurnian (smelter) milik Tiongkok. "Alhamdulillah Pak Menteri sudah akan eksekusi dengan Pak Dirjen soal surveyor nikel. Kalau seandainya ternyata dengan segala intervensi akhirnya Anindya selamat, hasil uji kadar logam nikel pengusaha lokal kita oleh Sucofindo dan Surveyor Indonesia 1,8% tetapi Anindya tetap 1,5%, saya usul Pak Menteri, Bapak ...
Mengintip Peluang Bisnis Nikel di 2022

Mengintip Peluang Bisnis Nikel di 2022

Berita Nasional, Korporasi, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Peluang bisnis nikel ke depan di 2022 dinilai cukup menjanjikan, disebabkan oleh tingginya permintaan bijih nikel di pasar domestik. Di mana hal ini juga didukung oleh pemerintah yang akan mengembangkan industri dan ekosistem kendaraan listrik melalui holding BUMN baterai Indonesia, hasil kerja sama dengan produsen mobil listrik yaitu LG Chem dan CATL. Karena itu, Direktur Utama PT PAM Mineral Tbk (NICL) Ruddy Tjanaka memperkirakan pada 2022, permintaan nikel akan melebihi pasokan atau supply yang ada. "Potensi besar untuk bertumbuh. Mengingat, saat ini baru sebagian kecil dari area yang sudah dieksploitasi," ujarnya, Kamis (15/7/2021). Seperti diketahui, pabrik baterai mobil listrik milik PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dan ...
APNI: Pemerintah Harus Batasi Smelter Kelas Dua

APNI: Pemerintah Harus Batasi Smelter Kelas Dua

Artikel, Berita Nasional, Nikel
NIKEL.CO.ID - Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI)  mendukung pemerintah untuk melakukan pembatasan smelter kelas 2 (NPI/FeNi),tetapi tetap mengundang investor untuk berinvestasi ke end produk nikel seperti stainless steel, baterai dan electric vehicle. APNI merekomendasikan pemerintah untuk membatasi eksport produk kelas 2 (NPI/FeNi) minimal 30-50% untuk local, sehingga pabrik dalam negeri seperti Krakatau Steel untuk bisa memproduksi olahan nikel yaitu STAINLESS STEEL atau olahan logam lainnya sehingga pabrik Indonesia bisa bersaing untuk industri logam dunia. “Dalam mendukung industry HILIR nikel, diperlukan ekosistem yang terarah dari HULU ke HILIR, terutama dalam rantai pasok bahan baku dan tata Kelola niaga transaksi bijih nikel yang sesuai dengan aturan/regulasi yang suda...

BPPT Sebut Indonesia Siap Jadi Raja Baterai Dunia

Berita Nasional, Korporasi, Nikel
NIKEL.CO.ID - Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengungkapkan bahwa Indonesia siap menjadi raja baterai dunia. Hal itu berdasarkan hasil audit teknologi yang sudah dilakukan BPPT sebagai bentuk dukungan dalam upaya mewujudkan pabrik smelter. "Alhamdulillah, hasil yang didapatkan sesuai dengan harapan semua pihak, bahkan ini memberikan nilai tambah pada komoditas nikel," kata Hammam dalam keterangan resmi, Selasa (11/5/2021). BPPT melaporkan hasil audit teknologi yang dilakukan terhadap metode Step Temperature Acid Leach (STAL) yang dikembangkan PT Trinitan Metals and Minerals (PT TMM). Untuk proses pelindian ini mampu me-recovery nikel mulai 89% hingga 91% dan kobalt sebesar 90% hingga 94%. Metode tersebut dinyatakan mampu memberikan nilai tambah komo...
Luhut Ungkap Teknologi Pengolahan Nikel Kadar Rendah Karya Anak Bangsa

Luhut Ungkap Teknologi Pengolahan Nikel Kadar Rendah Karya Anak Bangsa

Berita Nasional, Korporasi, Nikel
NIKEL.CO.ID - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan adanya pengembangan teknologi pengolahan nikel kadar rendah yang mampu bersaing dan bahkan disebutkan lebih ramah lingkungan. Teknologi nikel ini disebut Step Temperature Acid Leaching (STAL) yakni memproses bijih nikel dengan tekanan atmosfer (atmospheric pressure). Teknologi ini disebut mampu menghasilkan recovery nikel di atas 90%. Dia mengatakan, teknologi STAL yang dikembangkan PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) ini juga menghasilkan limbah yang lebih ramah lingkungan. Pasalnya, limbahnya bisa dikelola kembali menjadi produk yang bernilai, dibandingkan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL). Menurutnya, limbah STAL menghasilkan residu Fe (besi) dan Al (aluminium)...
Sudah Teruji, ESDM Sebut Teknologi STAL Terobosan Strategis Olah Bijih Nikel

Sudah Teruji, ESDM Sebut Teknologi STAL Terobosan Strategis Olah Bijih Nikel

Berita Nasional, Daerah, Nikel
NIKEL.CO.ID - Kepala Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi Kementerian ESDM, Iman Sinulingga memaparkan finalisasi pengujian atau validasi teknologi Step Temperature Acid Leach (STAL), pada Selasa (6/4/2021) di Bogor. Berdasarkan paparan hasil akhir uji validasi tersebut, teknologi STAL terbukti mampu meningkatkan recovery Nikel (Ni) dan Kobalt (Co) hingga mencapai 94% Ni dan 95% Co. “Kami menyambut baik hasil pengujian validasi teknologi yang sudah dilakukan tim PSDMBP, tim ITB Prof. Zaki (Prof. Zaki Mubarok), dan tim PT TMM (PT Trinitan Metals & Minerals Tbk), dengan hasil recovery nikel dan kobalt yang bisa mencapai 94% nikel dan 95% kobalt. Merupakan hasil yang membanggakan, sehingga teknologi STAL ini dapat dikatakan sudah teruji,” ujar Ima...
Manfaatkan Bijih Nikel Kadar Rendah, PT IWIP Siap Produksi Bahan Baku Baterai di 2022

Manfaatkan Bijih Nikel Kadar Rendah, PT IWIP Siap Produksi Bahan Baku Baterai di 2022

Berita Nasional, Korporasi, Nikel
NIKEL.CO.ID - Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT IWIP) yang sudah ditetapkan sebagai salah satu (Proyek Strategis Nasional) pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, saat ini mengoperasikan tiga smelter. Menggunakan teknologi Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF) dalam pembangunan smelter nikel di Weda, Halmahera Tengah, Maluku Utara, PT IWIP siap untuk memulai konstruksi pabrik pengolahan bahan baku baterai pada 2022. General Manager External Relations PT IWIP, Wahyu Budi mengatakan bahwa pihaknya akan mengelola nikel dengan kadar rendah yang menjadi cikal bakal dari bahan baku prekursor baterai. "Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan kita sudah bisa memulai konstruksi pabrik pengolahan bahan baku baterai," ujar Wahyu Budi dalam keterangannya...