Rambah Sektor Tambang, PP Presisi Siap Fokus Garap Nikel

NIKEL.CO.ID – Memiliki target kontrak baru, PT PP Presisi Tbk (PPRE) siap ekspansi ke sektor jasa pertambangan khususnya nikel.

Direktur Keuangan PP Presisi Benny Pidakso yakin kontrak baru dari sektor nonkonstruksi mencapai 10,50 persen pada 2021.

“Setelah 10,50 persen dari total kontrak baru, ke depannya kita coba perbesar nonkonstruksi sehingga bisa di atas 50 persen. target kami saat ini masih imbang 50:50 untuk konstruksi dan nonkonstruksi,” kata Benny, Kamis (18/2/2021).

Emiten dengan kode PPRE tersebut juga menyebut, tambang nikel yang tengah dibidik pihaknya berlokasi di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Potensi volume pekerjaan untuk tambang ini mencapai 2 hingga 4,5 juta ton setiap tahunnya. “Target di 2021 ini sebenarnya kita bisa memperbesar bisnis di luar dari grup khususnya di pertambangan nikel,” tutur Benny.

Mencoba berbagai bisnis, PP Presisi sebelumnya juga fokus pada pengangkutan batu bara seperti di Kalimantan dan Sulawesi. Tak heran perusahaan ini mencoba membidik sektor pertambangan.

“Kami mencoba memanfaatkan segala sesuatunya semaksimal mungkin. Karena itu, kami juga melihat bagaimana satu jenis alat berat bisa mendatangkan pendapatan dari lini bisnis lain. Seperti eskavator untuk gali tanah di proyek bentungan bisa dipakai di proyek pertambangan batu bara, ”ujarnya.

Benny juga menegaskan pihaknya akan mencoba reboisasi di lingkungan sumur minyak bumi. Hal ini diharapkan mampu menjadi sumber pendapatanbagi perseroan.

“Kemudian kita masuk ke infrastruktur spesialis atau kontraktor spesialis seperti bisnis tanah yang terkontaminsi minyak. Jadi misalnya bekas tambang atau sumur yang sudah selesai pengeboran minyak tentu harus dilakukan reboisasi,” tuturnya.

Sumber: Liputan6.com