Memanasnya Pertambangan Kobalt Menggandakan Kebutuhan Nikel

287

Memanasnya Pertambangan Kobalt Menggandakan Kebutuhan Nikel

NIKEL.CO.ID, 17 Februari 2022-Umicore SA, perusahaan penyulingan khusus logam, menikmati rekor keuntungan seiring booming material-material baterai, tetapi perusahaan tersebut saat ini juga sedang berlomba mencegah penurunan penjualan karena bahan kimia yang mengandung kobalt tidak disukai oleh produsen mobil.

Perusahaan yang terdaftar di Brussel itu, yang telah memurnikan kobalt selama lebih dari 100 tahun, mengatakan, perkembangan industri electric vehicle (EV) yang beralih ke baterai nikel kadar tinggi jauh lebih cepat dari yang diperkirakan. Kini Umicore juga berlomba untuk melakukan hal sama.

Pergeseran ini merefleksikan meluasnya kekhawatiran terhadap pertambangan kobalt—yang  terjadi terutama di Republik Demokratik Kongo—ditambah harga yang bergejolak juga menyebabkan masalah bagi produsen mobil dalam beberapa tahun terakhir. Akibatnya, industri mobil sekarang mengganti kobalt dengan sel baterai yang mengandung jumlah nikel yang jauh lebih tinggi.

“Umicore terkena platform nikel menengah yang sedang diganti, jauh lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, oleh platform nikel tinggi,” kata pihak perusahaan itu, Rabu (16/2/2022), seraya menambahkan bahwa penjualannya belum bisa mengimbangi pertumbuhan EV yang luar biasa.

“Proyeksi permintaan konsumen berkurang untuk bahan katoda nikel-menengah,” katanya lagi.

Akhirnya, Umicore mencari cara untuk mendapatkan produk  nikel-tinggi baru yang disetujui oleh pembuat baterai dan produsen mobil. Pada Desember, perusahaan itu mencatat merosotnya penjualan unit bahan baterai, tetapi berharap memetik keuntungan pada paruh kedua tahun depan.

Pastinya, ada juga kekhawatiran tehadap nikel, yang merupakan logam industri yang intensif menghasilkan karbon paling banyak. Umicore memiliki kerangka kerja yang berlandaskan etika yang dirancang khusus untuk kobalt, dengan isu-isu seperti pekerja anak dan korupsi.

Harga nikel juga melonjak, menambah tekanan inflasi kepada produsen mobil yang mempertaruhkan masa depannya pada EV.

Bagi Umicore, lonjakan harga kobalt dan nikel merupakan keuntungan tahun lalu, dengan lonjakan harga yang mendorong rekor penghasilan perusahaan. Laba yang disesuaikan sebelum bunga dan pajak melonjak 81% menjadi 971 juta euro (1,1 miliar dolar AS), dengan reli dukungan di pasar logam mulia.

Saham Umicore naik sebanyak 7,2%, terbesar sejak April tahun lalu, sebelum diperdagangkan 4,5% lebih tinggi pada 11:34 di Brussels. (Fia/R/Mdc)