Beranda Berita International UNPKFC IWD Award 2023 Daulat Meidy Katrin Lengkey International Women’s Leadership

UNPKFC IWD Award 2023 Daulat Meidy Katrin Lengkey International Women’s Leadership

1003
0
UNPKFC menganugerahkan Meidy Katrin Lengkey sebagai International Women's Leadership dalam IWD 2023 di Bangkok, Thailand, Rabu, 8 Maret 2023.

NIKEL.CO.ID, 8 MARET 2023-Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day (IWD) yang dirayakan pada Rabu, 8 Maret 2023, menjadi moment istimewa tersendiri bagi Meidy Katrin Lengkey. Wanita kelahiran 21 April ini dianugerahui penghargaan prestisius IWD 2023 kategori International Women’s Leadership yang diselenggarakan oleh United Peace Keepers Federal Council (UNPKFC) di Bangkok, Thailand.

Tak banyak kata yang diucapkan Meidy Katrin Lengkey saat menerima penghargaan IWD 2023 kategori International Women’s Leadership.  “Saya mengucapkan terima kasih, khususnya untuk Global President UNPKFC, Doktor Aphinita Chaichana. Penghargaan ini bukan untuk pribadi saya, namun untuk semua perempuan di seluruh dunia. Terus berjuang dan memberikan inspirasi,” ucap Meidy Katrin Lengkey saat berada di stage.

Mengutip internationalwomensday.com, IWD  2023 kali ini mengusung tema Embrace Equity, atau Rangkul Kesetaraan sebagai fokus utama IWD 2023. Embrace Equity sebagai tema IWD 2023 adalah bentuk perjuangan perempuan internasional dalam mewujudkan cita-cita perempuan dunia.

Kampanye IWD 2023 memiliki tujuan agar dunia menyadari perbedaan makna equality dan equity. Equality atau kesetaraan artinya setiap individu atau sekelompok orang diberikan bekal kesempatan yang sama. Sementara equity atau ekuitas artinya setiap individu atau sekelompok orang diberikan bekal atau kesempatan yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

Ekuitas dapat digambarkan dengan memberikan setiap orang apa yang mereka butuhkan untuk menjadi sukses, bukan memberikan setiap orang hal yang sama.

‘Memberikan sesuatu yang sama’ dan ‘memberikan sesuatu yang sesuai kebutuhan’ adalah dua hal yang berbeda.

“Kesetaraan (equality) adalah memberikan setiap orang sepatu yang sama, sementara equity yaitu memberikan setiap orang sepatu yang pas,” kutipan dari internationalwomensday.com.

Penyelenggara Award IWD 2023 UNPKFC mendaulat Meidy Katrin Lengkey sebagai International Women’s Leadership dari background perjuangan dirinya sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Deputi Penanaman Modal, Pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Sulawesi Utara, dan Country Manager Indonesia JTA International Qatar Holding Company.

Di bidang pertambangan sendiri, Meidy Katrin Lengkey dijuluki Srikandi Nikel, karena dia merupakan satu-satunya perwakilan dari kaum perempuan yang ikut mendirikan APNI yang dibentuk oleh Kementerian ESDM pada 6 Maret 2017.

Multitalenta

Selain aktif di pelbagai organisasi, Ibu dari dua putra dan satu putri ini seorang entrepreneur sukses, yang tangguh, serba bisa, dan ulet, sekaligus mematahkan stigma bahwa perempuan tidak setangguh pria.

“Perempuan itu bisa masuk semua sisi, mau masuk hotel bintang lima jadi, mau masuk warteg jadi. Mau pakai high heels, mau pakai sepatu boat jadi. Karena perempuan itu makhluk hidup paling tangguh, bukan laki-laki yang paling tangguh. Laki-laki tidak bisa multitalent, multitasking, yang bisa hanya perempuan, mengurusi anak sambil dandan, sambil masak itu bisa, laki-laki tidak,” tuturnya suatu ketika.

Jadi, dirinya menekankan, jangan remehkan ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga itu yang menghasilkan bibit-bibit masa depan. Bisa menghadapi suasana yang berbeda di situasi yang sama. Ibu menciptakan bibit-bibit anak kita, mengedukasi anak-anak kita untuk bisa bersosialisasi dengan baik, beragama dengan baik, berkembang membentuk socio-skill yang baik, membentuk communication skill yang baik, dan menciptakan entrepreneur.

Sekarang eranya emansipasi wanita. Wanita tak melulu harus ada di dapur, mereka bisa berkarier di bidang-bidang pekerjaan yang biasa dikerjakan oleh pria. Negara juga memberi kesempatan dan menampung aspirasi kaum wanita, baik di lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan bidang-bidang lainnya.

“Kendati demikian, perempuan tidak boleh melupakan kodratnya sebagai kaum Hawa. Saya tetap berusaha membagi waktu antara urusan karier dengan keluarga, terutama di waktu libur,” imbuhnya.

Lebih dari itu, peraih penghargaan Best Inspiring Women, pada 21 April 2021, bertepatan dengan Hari Kartini ini mengatakan, semangat dan dedikasinya sebesar-besarnya bisa bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia.

Sebagai perempuan, ia ingin membuktikan bahwa perempuan bukan saja ulet dan tangguh dalam karier dan bisnis, tetapi juga selalu bekerja dengan hati, empati, dan iman.

“Kita serius menjalani semua ini, niat kita membantu alam, masyarakat sekitar otomatis kita terbantu. Jangan pernah berharap kembali dari yang kita kasih, tapi Tuhan yang akan memberi lebih dari apa yang kita harapkan, dan selalu bertindak PAY IT FORWARD jika kita dibantu orang, lanjutkan kita bantu ke orang lain juga,” bijak Meidy Katrin Lengkey. (Syarif)