Sabtu, Oktober 23
Shadow

Tag: #Teknologi Smelter

Begini Upaya Trinitan Agar Indonesia Jadi Pemasok Nikel Kelas 1 Dunia

Begini Upaya Trinitan Agar Indonesia Jadi Pemasok Nikel Kelas 1 Dunia

Berita Nasional, Korporasi, Nikel
NIKEL.CO.ID - Meningkatnya tren penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle) di dunia ternyata memiliki efek domino terhadap permintaan Nikel kelas 1 yang merupakan salah satu bahan baku baterai lithium (baterai kendaraan listrik). Sebagai negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia pun disebut-sebut memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat memenuhi permintaan pasokan Nikel kelas 1 bagi industri baterai kendaraan listrik. Pasalnya, menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun 2020, sekitar 52 persen cadangan nikel dunia berada di Indonesia, dengan jumlah kurang lebih 72 juta ton, dari total estimasi cadangan nikel dunia yang mencapai sekitar 139,4 juta ton. Melihat peluang tersebut, PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (TMM), den...
Perkenalkan Teknologi STAL, Komisaris Trinitan Kunjungi APNI

Perkenalkan Teknologi STAL, Komisaris Trinitan Kunjungi APNI

Berita Nasional, Korporasi, Nikel
NIKEL.CO.ID - Kunjungan Komisaris PT Trinitan Metals and Minerals (TMM) Richard Tandiono dan Vice President Hydrotech Metal Indonesia (HMI) Romy Ramadhani ke Sekretariat Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) disambut hangat oleh Sekretaris Jenderal APNI Meidy Katrin Lengkey dalam rangka memperkenalkan teknologi Step Temperature Acid Leach (STAL) kepada publik terutama kepada para pengusaha tambang nikel. Kunjungan itu dilanjut dengan perbincangan hangat bersama Sekjen APNI Meidy, dimana Richard diberikan pertanyaan awal mengenai sejarah PT Trinitan dan teknologi STAL. "Trinitan itu apa sih, perusahaan ini apa sih, dia ngapain aja, apa dia penambang juga?" tanya Meidy sapaan akrab dalam bincang hangat tersebut, di kantor DPP Sekjen APNI Jalan Batu Tulis, Jakarta Pusat, Se...
Timur Ramah

Timur Ramah

Artikel, Berita Nasional, Nikel, Tambang
Oleh: Dahlan Iskan PENTINGKAH penemuan teknologi STAL oleh Widodo Sucipto di bidang pengolahan nikel itu? Kok sampai ditulis 4 seri di Disway? Hampir mengalahkan VakNus dan —ini dia— Akidi Tio? Tentu ini tidak penting –bagi Taliban. Yang lagi mengepung pejuang anti-Taliban di lembah pegunungan Panjshir. Berita baiknya: pengepungan itu hanya untuk menekan agar mereka mau berunding. "Taliban tidak akan menyerang. Kami sudah mengampuni semua pihak yang mendukung Amerika," ujar juru bicara Taliban seperti disiarkan media di Pakistan kemarin. "Tidak akan ada perang lagi," tambahnya. Lalu penting untuk siapa? Anda lebih tahu. Bagi mereka yang triliunan rupiah uangnya terkubur konsesi tambang nikel tentu penting sekali. Lebih lagi bagi yang punya cita-cita ini: Indonesia harus m...
Timur Musk

Timur Musk

Artikel, Berita Nasional, Nikel
Oleh: Dahlan Iskan ELON MUSK harus mendengar ini. Tujuh tahun lamanya Widodo Sucipto memikirkan teknologi baru pengolahan nikel. Akhirnya berhasil (baca Timur Terang). Dengan demikian tidak akan ada lagi keraguan seperti yang pernah dikeluhkan Elon Musk: tidak mudah mendapatkan bahan baku yang cukup untuk baterai mobil listrik. Keluhan itulah yang membuat Tesla tidak jadi membangun pabrik mobil listrik di Indonesia. Widodo telah membalikkan keraguan orang seperti Elon Musk. Tentu Elon Musk tidak mau memperhitungkan adanya mega-pabrik nikel yang sudah berdiri di Morowali. Yang dibangun dengan gegap-gempita oleh pengusaha Tiongkok itu. Kurang besar?   Tidak. Pabrik nikel di Morowali itu tidak menghasilkan nikel untuk bahan baku baterai lithium. Itu beda. Mega-pabrik...
Timur Terang

Timur Terang

Artikel, Berita Nasional, Daerah, Nikel, Tambang
Oleh: Dahlan Iskan KUBURAN uang itu akan bangkit dari dalam tanah nikel. Anak bangsa baru saja menemukan teknologinya. Saya kenal baik anak itu –kini berumur 55 tahun. Dua kali saya rapat dengan anak itu delapan tahun lalu. Yakni di awal ide melahirkan mobil listrik nasional. Saya juga kenal begitu banyak pengusaha yang ''tewas'' akibat terlalu banyak menanam uang di tambang nikel. Di Sulawesi Tengah dan Tenggara. Banyak juga pengusaha bertengkar akibat kongsi di bisnis nikel. Pun sampai ke pengadilan. Belum lagi yang merasa ditipu sesama teman pengusaha. Lokal menipu nasional. Nasional menipu internasional. Dan sebaliknya. Pokoknya Sulteng dan Sultra akhirnya saya kenal sebagai kuburan uang. Triliunan rupiah. Tanpa harapan. Lalu begitu banyak orang yang mengajukan penawa...
STAL: Teknologi Nikel Ramah Lingkungan Karya Anak Bangsa

STAL: Teknologi Nikel Ramah Lingkungan Karya Anak Bangsa

Artikel, Berita Nasional, Nikel
NIKEL.CO.ID - Step Temperature Acid Leaching (STAL) adalah teknologi yang dikembangkan oleh anak bangsa yang dapat mengolah nikel kadar rendah dan mampu bersaing, bahkan disebutkan lebih ramah lingkungan. Teknologi STAL memproses bijih nikel dengan tekanan atmosfer dan disebut mampu menghasilkan recovery nikel diatas 90%. Teknologi yang dikembangkan oleh PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) ini dapat menghasilkan limbah yang ramah lingkungan. Limbah nikel tersebut dapat diolah menjadi produk yang bernilai. Limbah nikel ramah lingkungan yang dihasilkan oleh teknologi STAL menghasilkan residu Fe (besi) dan Al (aluminium). Kedua residu ini dapat diolah menjadi bijih besi atau iron ore atau produk lainnya. Selain itu, STAL juga dapat menghasilkan emisi karbon yang lebih renda...
Indonesia Kirim 21 Pemuda Pelajari Industri Nikel dan Baterai di China

Indonesia Kirim 21 Pemuda Pelajari Industri Nikel dan Baterai di China

Berita Nasional, Nikel
NIKEL.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkap pentingnya industri nikel dalam pemulihan ekonomi Indonesia ke depan. Diperhitungkannya, hanya dari proses ekstraksi untuk produksi bakteri litium, dari satu tambangnya yang ada di Morowali, Sulawesi Tengah, nilai ekspor tahunannya pada 2024 nanti bisa mencapai US$ 35-40 miliar atau setara Rp 503-575 triliun. Pada 2014 lalu, Luhut membandingkan, nilai ekspornya tercatat sebesar US$ 1,1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun dari total investasi US$ 7,34 miliar atau sekitar Rp 106 triliun. “Tapi tahun lalu sudah ekspor US$ 10,9 miliar dan tahun ini, per Juli, sudah US$ 10,4 miliar dan berpotensi jadi 19 miliar pada akhir tahun ini,” katanya. Luhut mengungkap itu dalam HUT BPPT ke-43, ...
Profesor LIPI Buat Teknologi Ekstraksi Titanium dan Nikel

Profesor LIPI Buat Teknologi Ekstraksi Titanium dan Nikel

Berita Nasional, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Profesor Riset Rudi Subagja dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan teknologi proses ekstraksi titanium, nikel dan tembaga. Teknologi ini bisa mendukung kemandirian industri nasional. "Telah dikembangkan teknologi proses untuk memanfaatkan dan meningkatkan nilai tambah bijih ilmenit, nikel laterit kadar rendah, serta bijih tembaga malasit yang dimiliki Indonesia," kata Rudi, Selasa (27/7/2021). Rudi membacakan naskah orasi profesor risetnya berjudul "Pengembangan Teknologi Proses Ekstraksi Titanium, Nikel, dan Tembaga untuk Kemandirian Industri Nasional". Rudi menuturkan Indonesia memiliki sumber daya mineral yang tersebar di beberapa daerah. Mineral itu mempunyai peranan penting untuk memenuhi hajat hidup orang banyak. Namun, sumber daya mineral...
LIPI: Terbatasnya Penguasaan Teknologi, Indonesia Belum Optimal Kelola Sumber Daya Alam

LIPI: Terbatasnya Penguasaan Teknologi, Indonesia Belum Optimal Kelola Sumber Daya Alam

Berita Nasional, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Peneliti Utama Metalurgi Proses Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr. Ir. Rudi Subagja menilai, walaupun memiliki banyak sumber daya, Indonesia belum melakukan pengolahan secara optimal karena terbatasnya penguasaan teknologi. Ia mengharapkan melalui risetnya terkait ekstrasi titanium, nikel dan tembaga, dapat mendukung kemandirian industri Indonesia. “Industri Indonesia akan tersokong dengan adanya pemanfaatan dan peningkatan nilai tambah sumber daya mineral. Semakin lengkapnya mata rantai industri nasional dan tentunya, dalam jangka panjang akan mengurangi ketergantungan impor TiO2, logam nikel dan tembaga,” kata Rudi dalam pembacaan orasi ilmiah sebagai profesor riset LIPI, Selasa (27/7/2021). Ia menyatakan, teknologi proses pengolahan mineral yang dihasilkan...
Ternyata Ini Alasan RI Tak Asal-Asalan Bangun Smelter

Ternyata Ini Alasan RI Tak Asal-Asalan Bangun Smelter

Berita Nasional, Hukum, Nikel
NIKEL.CO.ID - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan pembatasan pembangunan smelter atau pabrik pemurnian nikel kelas 2 yakni untuk feronikel (FeNi) dan Nickel Pig Iron (NPI). Salah satu alasannya adalah nilai tambah yang lebih baik di Indonesia. Praktisi Tambang & Nikel Ikatan Metalurgi ITB Arif S Tiammar mengaku setuju dengan usulan dari pemerintah ini, jika produksi hanya NPI dan FeNi saja. "Saya pada posisi setuju dengan pemerintah batasi pembangunan jika hanya produksi FeNi, NPI," ungkapnya kepada CNBC Indonesia, Rabu, (23/06/2021). Namun jika produksinya sampai dengan stainless steel atau nikel sulfat jangan dibatasi. Alasannya karena nilai tambah yang dihasilkan akan semakin tinggi di hilir. Ia menjabarkan pandangannya mengenai konsep nilai tam...
Open chat