Minggu, Oktober 24
Shadow

Tag: Komoditas Tambang

Bukan Batubara, Tapi Nikel Yang Masih Akan Diburu Investor

Bukan Batubara, Tapi Nikel Yang Masih Akan Diburu Investor

Berita International, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Harga batubara kini tengah mengalami kenaikan. Krisis energi di sejumlah wilayah seperti Eropa, China dan India membuat si "emas hitam" untung. Namun ternyata bukan komoditas ini yang diramal akan paling banyak diburu. PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders) memprediksi salah satu sektor yang bakal menjadi daya tarik investasi yakni sektor tambang nikel. Presiden Direktur Schroders Michael Tjandra Tjoa mengatakan Indonesia saat ini sudah berada dalam posisi yang lebih baik. Bahkan Indonesia bisa membuktikan penanganan Covid-19 saat ini sudah lebih baik. "Orang melihat bahwa we should start investing in Indonesia, kenapa? Kita tahu bahwa Covid-19 adalah problem yang mendasar terjadinya penurunan ekonomi dunia 2020, karena kita tahu bahwa pertumbuha...
Tak Cuma Nikel, RI Juga Punya Harta Karun yang Super Langka!

Tak Cuma Nikel, RI Juga Punya Harta Karun yang Super Langka!

Berita Nasional, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Cita-cita Indonesia untuk menjadi "Raja Baterai" hingga pemain mobil listrik bukanlah hal mustahil dengan melimpahnya komoditas tambang sebagai sumber bahan bakunya terdapat di dalam bumi negeri ini. Tidak hanya sejumlah komoditas tambang andalan seperti nikel, emas, tembaga, batu bara, maupun timah, namun ternyata Indonesia juga memiliki sumber daya tambang yang belum dikembangkan. "Harta karun" terpendam ini bernama logam tanah jarang (LTJ) atau Rare Earth Element. Komoditas ini dinamai logam tanah jarang karena didasarkan pada asumsi yang menyatakan bahwa keberadaan logam tanah jarang ini tidak banyak dijumpai. Namun pada kenyataannya, LTJ ini melimpah, melebihi unsur lain dalam kerak bumi. Komoditas ini memang belum diproduksi di Indonesia, namun Indonesia juga m...
Permintaan Dunia Naik, Harga Komoditas Pertambangan Alami Tren Positif

Permintaan Dunia Naik, Harga Komoditas Pertambangan Alami Tren Positif

Berita Nasional, Ekonomi, Tambang
NIKEL.CO.ID - Hingga periode akhir Juli 2021, harga beberapa komoditas pertambangan menunjukkan tren positif meski di tengah pandemi Covid-19. Kondisi ini mempengaruhi penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode Agustus 2021. Adapun ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 46 Tahun 2021 tanggal 28 Juli 2021. Komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsetrat timbal, konsentrat pasir besi, konsetrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian mengalami kenaikan dibandingkan periode bulan lalu. Hal tersebut antara lain dikarenakan adanya peningkatan permintaan dunia. "Sementara konsentrat tembaga, konsentrat seng, dan konsentrat ilmenite mengalami penurunan harga. Sedangkan untuk ...
Begini Prospek Sejumlah Komoditas Mineral Tahun Ini

Begini Prospek Sejumlah Komoditas Mineral Tahun Ini

Berita Nasional, Ekonomi, Nikel
NIKEL.CO.ID - Sejumlah komoditas mineral masih menunjukkan harga yang solid sepanjang tahun ini. Namun, pergerakan harga sejumlah komoditas diproyeksikan tidak akan seagresif tahun lalu. Salah satunya adalah emas. Analis Samuel Sekuritas Indonesia Dessy Lapagu mengatakan, potensi kenaikan tingkat suku bunga Amerika Serikat (AS) yang lebih cepat dari rencana awal, yaitu dari 2024 menjadi 2023, menjadi penekan utama harga emas global saat ini. Terlebih lagi, diskusi akan kebijakan tapering juga telah dimulai. Sementara itu, kekhawatiran atas kenaikan kasus Covid-19 lebih terjadi di pasar domestik, sehingga tidak mempengaruhi  pasar emas global secara signifikan. "Dengan demikian, belum bisa menjadi katalis pendorong harga emas," terang Dessy kepada Kontan.co.id, Senin (12/7/2021). S...
Industri Nikel Masih Penuh Sentimen, Simak Rekomendasi Sahamnya

Industri Nikel Masih Penuh Sentimen, Simak Rekomendasi Sahamnya

Artikel, Berita International, Berita Nasional, Ekonomi, Nikel
NIKEL.CO.ID - Harga komoditas nikel diproyeksikan masih akan cukup solid di sisa tahun ini. Isnaputra Iskandar, Head of Research Maybank Kim Eng Sekuritas masih menggunakan asumsi harga nikel sebesar US$ 15.500 per ton untuk tahun  ini. Isnaputra merinci, terdapat sejumlah faktor yang bisa mempengaruhi harga nikel, antara lain pemulihan ekonomi global, perkembangan teknologi baterai listrik, serta kebijakan pemerintah dari Negara-negara utama di industri nikel seperti Indonesia, China, dan Filipina. Isnaputra menyebut, permintaan mobil listrik yang meningkat akan menjadi katalis utama untuk harga nikel. Saat ini, permintaan nikel dari sektor baterai kurang dari 5% dari total permintaan nikel. “Diperkirakan dalam 5 tahun ke depan, angka ini dapat meningkat menjadi 15-20% dari total pe...
Mei 2021, Mayoritas Komoditas Ekspor Indonesia ke Tiongkok Anjlok

Mei 2021, Mayoritas Komoditas Ekspor Indonesia ke Tiongkok Anjlok

Berita Nasional, Ekonomi
NIKEL.CO.ID - Badan Pusat Statistik mencatat nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok anjlok paling dalam secara bulanan pada Mei 2021. Padahal, harga komoditas global sedang melonjak cukup tinggi. Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan bahwa nilai ekspor ke Tiongkok turun US$ 460 juta dari US$ 4,11 miliar pada April 2021 menjadi US$ 3,71 miliar pada Mei 2021. "Harga komoditas meningkat tetapi ada penurunan volume atau permintaan," ujar Suhariyanto dalam Konferensi Pers Kinerja Ekspor Impor, Selasa (15/6/2021). Berdasarkan data BPS yang diterima Katadata.co.id, hampir seluruh komoditas ekspor ke Tiongkok mengalami penurunan dari segi nilai. Komoditas yang mengalami penurunan ekspor paling dalam, yakni biji, terak, dan abu logam sebesar 43,17% dari US$ 192,4 juta menjadi US$ 109,4 juta. ...
Kenaikan Harga Komoditas Diprediksi Hingga Akhir 2021

Kenaikan Harga Komoditas Diprediksi Hingga Akhir 2021

Berita International, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Lonjakan harga komoditas diprediksi bisa terus berlanjut hingga akhir tahun 2021. Kenaikan harga komoditas dipicu oleh tingginya permintaan negara-negara yang ekonominya mulai pulih, terutama Tiongkok dan Amerika Serikat. Sejumlah komoditas yang harganya masih berpotensi menguat di antaranya minyak mentah, batu bara, mineral logam seperti nikel, timah, aluminium, dan tembaga, serta komoditas pertanian seperti minyak sawit (crudepalm oil/CPO). Seiring tingginya permintaan, beberapa harga komoditas sudah kembali ke level harga di Januari 2020 atau saat WHO menyatakan Covid-19 sebagai pandemi. Komoditas timah mencatatkan kenaikan 89% sejak Januari 2020 hingga akhir Mei 2021, disusul tembaga (69%), kedelai (66%), batu bara (54%), CPO (44%), aluminium (37%), biji coklat (31%), ...
Kemendag Tetapkan HPE Komoditas Tambang, Mayoritas Alami Kenaikan

Kemendag Tetapkan HPE Komoditas Tambang, Mayoritas Alami Kenaikan

Berita Nasional, Tambang
NIKEL.CO.ID - Sejumlah komoditas produk pertambangan mengalami kenaikan harga di tengah wabah pandemi Covid-19 sampai dengan akhir bulan Mei lalu. Kenaikan harga tersebut juga dicerminkan oleh semakin meningkatnya permintaan komoditas pertambangan di pasar. Pada akhirnya, kondisi ini pun memberikan pengaruh pada kebijakan penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang nantinya akan dikenai Bea Keluar di bulan Juni ini. Kebijakan penetapan HPE produk pertambangan ini telah ditetapkan lewat Peraturan Menteri Perdagangan No. 33 Tahun 2021 tertanggal 28 Mei 2021. Dijelaskan oleh pihak Kementerian Perdagangan bahwa kenaikan itu terjadi pada harga komoditas konsentrat tembaga, besi, besi laterit, timbal, seng, pasir besi, ilmenite, rutile dan konsentrat bauksit yang nilai...
Open chat