Serius, Pos Indonesia Ekspansi ke Jasa Transportasi Nikel

611

NIKEL.CO.ID, 8 Agustus 2022-Memulai debut di tahap awal ekspansi ke jasa transportasi nikel, PT Pos Losgistik Indonesia siap mengakut bijih nikel ke smelter 150 ton per bulan. Perseroan sudah berancang-ancang akan membuat armada khusus jalur laut untuk pengangkutan nikel.

Gebrakan Pemerintah Indonesia memaksimalkan komoditas nikel, diam-diam diperhatikan PT Pos Indonesia. Ketika arus invesasti, baik dari dalam negeri (PMDN) dan mancanegara (PMA) mulai mengalir untuk kerja sama pembangunan industri smelter, perusahaan pos milik negara ini pun mulai berancang-ancang merancang strategi bisnis.

Sasaran diarahkan kepada anak perusahaan logistiknya, yakni PT Pos Logistik Indonesia, diharapkan dapat berperan dalam memperluas layanan di bidang transportasi nikel. Ketika semuanya sudah matang, disepakati PT Pos Logistik sudah siap mengembangkan sayap layanan di jasa angkutan nikel.

Usaha PT Pos Indonesia tidak sia-sia, dan mendapat respon positif perusahaan hulu dan hilir nikel. Memulai kontrak kerja sama pada Juni 2022, PT Pos Logistik Indonesia menyatakan sanggup mengangkut bijih nikel 150 ton per bulan di Morowali, Sulawesi Tengah.

“Kami tahu efek ganda nikel ini sangat bagus untuk kepentingan negara. Meski kami dalam kondisi menyerahkan beberapa margin, kami melihat negara harus hadir untuk menyelesaikan hilirisasi di Indonesia,” kata Direktur Utama PT Pos Indonesia, Ardian Cholid di Jakarta, Jumat (5/8/2022), seperti dikutip Antara.

Cholid mengatakan, keputusan masuknya angkutan hasil tambang, seperti mineral, merupakan bagian dari rencana ekspansi bisnis perseroan di sektor logistik. Sebagai bagian dari buket layanan Pos Logistik Indonesia, nikel akan diangkut dari tambang ke smelter.

Setelah tahap ini berjalan, PT Pos Indonesia bahkan akan membuat armada khusus jalur laut untuk pengangkutan nikel. Dengan catatan, jika perseroan memiliki kontrak jangka panjang dan investasi besar di bidang jasa transportasi.

Sementara itu, Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana menjelaskan bahwa Pos Indonesia memiliki lebih dari 10.000 armada yang mendukung bisnis kurir dan logistik. Perseroan menjamin pemenuhan semua model kemitraan dengan garansi supaya konsumen merasa nyaman dan aman dalam memakai jasa layanan dari Pos Indonesia.

Cholid menambahkan, masuk ke jasa transportasi nikel merupakan langkah Pos Indonesia untuk menarik pemilik modal asing atau investor untuk membangun industri hilir di Indonesia.

Ia berpandangan, pertumbuhan ekonomi akan tinggi seiring mengalirnya penanaman modal asing di Indonesia, karena ada uang tunai segar.  

“Kita butuh industri untuk masuk ke Indonesia. Kalau hanya pasar uang dan fiskal, modalnya ‘mudah lari’ (artinya tidak berkelanjutan atau hanya jangka pendek),” jelasnya.

Jika investor asing membangun smelter di Indonesia, menurutnya, mereka tidak akan mudah mengeluarkan aset, karena mereka mau membangun industrinya di Indonesia. Sehingga ada nilai tambah bagi Indonesia.

Cholid beranggapan, toh ekaspansi bisnis ke jasa angkutan layanan PT Pos Logistik Indonesia tak lain untuk mendukung misi pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional melalui industri hilir. (Chiva/Syarif)