Sepak Terjang Bahlil Lahadalia, Putra Papua Calon Menteri Investasi

NIKEL.CO.ID – Perjalanan karir Bahlil Lahadalia menarik untuk diikuti. Sempat menjadi sopir angkot, pria asal Fakfak, Papua, ini dikabarkan akan jadi Menteri Investasi.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berdasarkan sumber detikcom disebut bakal duduk sebagai Menteri Investasi. Pembentukan Kementerian Investasi sendiri telah disetujui DPR dalam rapat paripurna penutupan masa sidang IV tahun 2020-2021.

Pria kelahiran Banda, Maluku, 7 Agustus 1976 itu merintis karir dan bisnis dari nol. Dia terlahir dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Sejumlah profesi pernah dilakoni pria asal Fakfak, Papua ini. Mulai dari tukang kue semasa kecil, seorang kondektur, hingga menjadi sopir angkot pun dia jalani. Dengan kerja keras itulah dia menjadi orang besar yang tadinya bukan siapa-siapa.

Keinginannya untuk mengubah nasib membuat Bahlil nekat berangkat ke Jayapura untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah. Saat menjadi mahasiswa, Bahlil juga aktif sebagai aktivis, bahkan sempat keluar masuk bui karena pergerakannya. Bolak-balik bui, Bahlil merasa menderita. Dari situ lah dia mengaku sadar harus mengubah nasibnya dari orang yang miskin. Terlebih dia mengaku pernah sampai mengalami busung karena tidak bisa membeli makanan yang layak.

Kemudian dia mengawali karir di dunia keuangan. Bahlil bercerita pernah menjadi pegawai kontrak asuransi. Hingga akhirnya, dia ditawari temannya membangun perusahaan konsultan keuangan. Dari situ dia menjalani karir mulai dari karyawan biasa. Sejak saat itulah Bahlil meneruskan karir cemerlangnya. Hingga akhirnya dia bisa menjadi CEO PT Rifa Capital dengan gaji Rp 35 juta di usia yang masih 25 tahun. PT Rifa Capital tersebut memiliki cabang di berbagai pulau di Indonesia, seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Sepak terjangnya di dunia bisnis mengantarnya meraih posisi Ketua Umum HIPMI dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-15 Desember 2015. Selama periode kampanye pemilihan umum (pemilu) tahun 2019, Bahlil masuk daftar tim sukses (timses) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Bahlil pun kemudian dilantik sebagai Kepala BKPM pada 23 Oktober 2019. Tugas lembaga yang sekarang dipimpin Bahlil memang berhubungan dengan investasi.

Mengutip laman resmi BKPM, tugas pokok BKPM adalah melaksanakan koordinasi kebijakan dan pelayanan di bidang penanaman modal berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketika isu reshuffle kabinet Jokowi muncul dan mencuri atensi publik, sejumlah nama yang diyakini akan masuk dalam reshuffle kabinet pun bermunculan. Hingga kemudian terdengar kabar dari lingkaran Istana bahwa Presiden Jokowi akan melantik Menteri Investasi dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan-Riset Teknologi besok Rabu (28/4/2021). Masih informasi dari pihak yang sama, Menteri Investasi dipastikan akan dijabat Bahlil Lahadalia. Sementara itu, tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menyatakan masih menunggu kabar kepastian reshuffle kabinet. Meski begitu Ngabalin menyebut DPR sudah menyetujui peleburan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) serta pembentukan Kementerian Investasi. Ngabalin berjanji memberi informasi terkini terkait reshuffle dan tak akan menutupinya.

Sumber: detik.com