Menteri ESDM: Minerba Memiliki Peran Penting dalam Perekonomian Nasional

172
Menteri ESDM, Arifin Tasrif

Menteri ESDM: Minerba Memiliki Peran Penting dalam Perekonomian Nasional

Menteri ESDM, Ir. Arifin Tasrif. Foto: Dok. ESDM

NIKEL.CO.ID, 22 Desemeber 2021-Menteri ESDM, Ir. Arifin Tasrif, mengatakan rakyat Indonesia harus bersyukur karena Indonesia dianugerahi oleh Tuhan Yang Maha Esa berbagai sumber daya alam yang melimpah, khususnya mineral dan batubara.

Disampaikan Menteri ESDM, Arifin Tasrif, sesuai amanat Konstitusi Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945, mineral dan batubara harus dapat dikelola, dikendalikan, dan  dimanfaatkan secara maksimal untuk kemandirian dan ketahanan pembangunan nasional serta untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah, kata Arifin, sesuai amanat UU No.3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba terus mendorong program peningkatan nilai tambah di dalam negeri. Tujuannya untuk mendapatkan manfaat maksimal terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia, serta pengembangan industri nasional yang kuat dan berdaya saing.

“Dari tahun ke tahun sub sektor mineral dan batubara memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Di tengah kondisi pandemik Covid-19 yang mulai terkendali, kinerja sub sektor mineral dan batubara menunjukkan peningkatan dengan kebijakan dan capaian strategis,” tutur Arifin seperti disampaikan Staf Khusus Menteri ESDM, Irwandy Arif di acara pembukaan Minerba Virtual Fest 2021, Selasa (21/12/2021) .

Kebijakan dan capaian tersebut antara lain, dikeluarkan kebijakan untuk menjaga kepastian pemanfaatan batubara untuk menjaga ketahanan energi domestik, khususnya pembangkit listrik. Sementara kebijakan pemanfaatan mineral, diarahkan untuk peningkatan nilai tambah. Utamanya nikel dan mineral lainnya seperti kobalt, besi, tembaga, dan grafit untuk anoda baterai sebagai material pendukung baterai kendaraan listrik.

Disampaikan, mineral yang saat ini lebih dikenal sebagai komoditas tambang  penghasil logam maupun non logam untuk keperluan berbagai macam kebutuhan industri, ternyata memiliki potensi yang sangat besar, yaitu digunakan sebagai sumber energi. Sebagai contoh mineral radio aktif uranium dan thorium yang ada di Bangka dapat digunakan sebagai penghasil energi bersih atau energi nuklir.

“Beberapa mineral lainnya yang dapat menjadi komponen penting dalam penyimpanan energi berupa baterai dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Arifin mengingatkan bahwa tujuan penambangan mineral dan batubara untuk memaksimalkan nilai dari sumber daya mineral, memaksimalkan retro return dari stakeholders, mempertahankan standar keselamatan yang tinggi, dan meminimalkan gangguan lingkungan.

Pada kesempatan itu, Arifin mengucapkan terima kasih kepada insan pertambangan mineral dan batubara yang selama ini telah memberikan kontribusi dalam berbagai bentuk, baik investasi, inovasi, pemikiran, tenaga, dan berbagai upaya untuk memberikan yang terbaik bagi sektor yang kita cintai ini. (Syarif)