Lima Perusahaan Tambang Terbesar di Dunia Versi YCharts

NIKEL.CO.ID – Industri pertambangan terdiri dari perusahaan yang melakukan kegiatan eksplorasi dan penambangan logam dan mineral berharga, serta komoditas energi seperti batubara dan minyak bumi. Pertambangan merupakan industri global, namun lima dari perusahaan terbesar bermarkas di Cina, ekonomi terbesar kedua dunia. Sementara nama lainnya berbasis di Inggris, Swiss, Australia dan Brazil.

Berikut ini terdapat daftar 5 perusahaan pertambangan terbesar dunia dengan pendapatan trailing dalam kurun waktu 12 bulan terakhir. Data ini berdasarkan catatan yang dibuat oleh YCharts, di mana diambil berdasarkan laporan laba setengah tahunan dan triwulanan dari masing-masing perusahaan.

Daftar ini juga terbatas pada perusahaan yang melakukan perdagangan secara publik di Amerika dan Kanada, baik secara langsung maupun melalui ADR.

1. Glencore PLC

Dalam kurun 12 bulan terakhir, Glencore PLC mencatatkan pendapatan sebesar USD178.6 miliar. Perusahaan ini merupakan perusahaan multinasional asal Swiss. Mereka menghasilkan komoditas logam, mineral, energi dan pertanian. Glencore juga melayani sektor otomotif, baja, pembangkit listrik, pabrik baterai, dan minyak secara global.

2. BHP Group Ltd

Pendapatan yang dicatatkan perusahaan dalam kurun waktu 12 bulan terakhir mencapai USD42.9 miliar dan laba bersih sebesar USD8.0 miliar. Perusahaan ini merupakan perusahaan asal Australia. Mereka melakukan eksplorasi dan menambang mineral termasuk batubara, bijih besi, emas, titanium, ferro alloy, nikel dan tembaga. Mereka juga menawarkan kegiatan eksplorasi minyak bumi, produksi dan juga pemurnian.

3. Rio Tinto PLC

Rio Tinto PLC dalam kurun 12 bulan terakhir mampu mencatatkan pendapatan sebesar USD41.8 miliar dengan laba bersih sebesar USD7.2 miliar. Perusahaan ini berbasis di Inggris yang melakukan kegiatan eksplorasi dan penambangan aluminium, batubara, tembaga, emas, bijih besi, perak, tin, uranium, zinc hingga berlian. Mereka memiliki pelanggan yang tersebar di berbagai belahan dunia.

4. Jiangxi Copper Co. Ltd.

Pendapatannya mencapai USD40.1 miliar selama 12 bulan terakhir, dan mencatatkan laba bersih hingga USD271.4 miliar. Perusahaan asal Cina ini merupakan perusahaan tambang tembaga, yang terlibat dalam kegiatan ekstraksi dan pemrosesan logam berharga serta kimia. Produk mereka antara lain katoda tembaga, emas, perak, asam sulfat, batang tembaga, tabung tembaga dan foil tembaga.

5. Vale SA

Pendapatan yang dicatatkan dalam 12 bulan terakhir mencapai USD34.7 miliar dengan laba bersih sebesar USD1.3 miliar. Perusahaan ini merupakan perusahaan pertambangan multinasional asal Brasil. Pabriknya menghasilkan bijih besi, pelet, mangan, emas, nikel, tembaga, bauksit, aluminium dan juga batubara. Mereka juga memiliki dan mengoperasikan rel kereta api dan terminal maritim yang beroperasi di sekitar 30 negara yang berbeda.

Sumber: duniatambang.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *