Harga Nikel Menguat, Ironisnya Permintaan Lambat

113

NIKEL.CO.ID, 28 April 2022– Harga nikel dunia masih di fase naik dan turun di April ini. Terpantau melalui bursa logam dunia London Metal Exchange (LME), harga harian nikel pada Kamis (28/4/2022). Pukul 12.05 WIB, tercatat 33.250 dolar AS. Tentunya harga ini lebih tinggi dibandingkan penutupan kemarin Rabu (27/4/2022) tercatat 33.050 dolar AS.

Persediaan nikel yang terdaftar di gudang bursa logam London (LME) terus menyusut. Per 26 April 2022, persediaan nikel tercatat 72.738 ton, turun 28,6% sejak awal tahun ini.

Konflik Rusia dan Ukraina membuat pasokan nikel makin ketat untuk beberapa tahun ke depan. Sanksi barat kepada Rusia membuat nikel dari negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin tersebut akan tersendat.

Rencana Norilsk Nickel, yang bertanggung jawab atas 64% produksi nikel Rusia pada tahun 2020, berpotensi gagal karena kesulitan keuangan dan terkait larangan ekspor. Pada tahun 2020, ekspor menyumbang 48% dari produksi nikel Rusia. Hilangnya nikel sebagian besar nikel dari Norilsk Nickel di pasar dunia akan berdampak pada laju harga nikel.

Di sisi lain Shanghai Metals Market melaporkan bahwa logam dasar Shanghai dan LME ditutup beragam di tengah campuran tekanan dari kenaikan indeks dolar AS dan kekhawatiran yang memperparah atas keamanan energi global sehubungan dengan masalah Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina yang masih berlanjut.

Harga nikel kuat kemarin, sementara permintaan nikel buruk karena pandemi. Dari sisi persediaan dan pasokan nikel murni, harga nikel akan tetap kuat. Di pasar spot, kenaikan harga nikel mendorong harga absolut nikel murni sehingga transaksi melemah.

Baru-baru ini, pasar luar negeri pulih dari pergerakan harga ekstrem sebelumnya dan likuiditas lemah, yang berdampak kecil pada nikel SHFE, dan harga secara bertahap stabil. Sesuai dengan daya tarik produsen hulu dan hilir, SMM akan melanjutkan kuotasi spot nikel Jinchuan #1 dan nikel impor #1 mulai 28 April. (Fia)