Beranda Berita International Harga Nikel Ditutup Dengan Adanya Kenaikan, Investor Mengambil Untung Menjelang Akhir Pekan

Harga Nikel Ditutup Dengan Adanya Kenaikan, Investor Mengambil Untung Menjelang Akhir Pekan

324
0

NIKEL.CO.ID, 5 Desember 2022—Perdagangan di London Metal Exchange (LME) pada Senin, (5/12/2022) dibuka di harga US$27.125 per tonya, dan ditutup dengan harga US$29.750 perton, walaupun penutupan kemarin tinggi dibandingkan pembukaan hari ini.

Logam dasar LME dan SHFE ditutup dengan kenaikan. Karena investor mengambil untung menjelang akhir pekan dan pejabat Fed AS menyampaikan pidato tentang prospek pasar, dolar AS memangkas beberapa kenaikan sebelumnya dan ditutup turun 0,14%, yang merupakan bullish untuk harga logam.

Sedangkan menurut data analisa Shanghai Market Metal (SMM) pada sisi makro, pada 30 November, Ketua Federal Reserve Powell mengatakan bahwa laju kenaikan suku bunga mungkin melambat pada pertemuan Desember. Selain itu, pada malam tanggal 30 November, Amerika Serikat merilis daftar gaji ADP bulan November, yang juga dikenal sebagai “perkiraan lapangan kerja non-pertanian”. Payrolls ADP AS pada bulan November mencapai 127.000, jauh lebih rendah dari perkiraan nilai 200.000, yang dapat membatasi kenaikan suku bunga pada bulan Desember dan menguntungkan harga komoditas.

Pada tanggal 1 Desember, Pemerintah Indonesia belum mencapai kesepakatan final atas pengenaan pajak NPI dan diharapkan pengenaan pajak tersebut ditunda selama 2 tahun, sehingga berita ini tidak berdampak negatif terhadap harga nikel. Dari sisi penawaran, rasio harga SHFE/LME masih rendah, impor spot pure nickel terus merugi dan pasokan spot nikel murni dalam negeri terbatas. Dari sisi NPI, inventarisasi NPI semakin meningkat.

Namun, pabrik NPI enggan melakukan pengiriman dengan biaya tinggi. Di sisi permintaan, rolling mill baja di Cina selatan berencana untuk melakukan pemeliharaan tahunan dari 15 Desember 2022 hingga 29 Januari 2023, selama itu lini produksi cold-rolling akan ditangguhkan, sehingga pasokan pasar cold-rolled coil dapat menurun lebih lanjut.

Dalam hal paduan, pesanan untuk paduan sipil masih lemah, sementara permintaan nikel murni sektor militer masih kaku. Singkatnya, pasokan nikel murni masih terbatas, dan harga nikel diperkirakan akan tetap fluktuatif. (fia)

Artikulli paraprakKepala BBPMB tekMIRA: Jika Terjadi Dispute Bisa Gunakan Sampel Umpire
Artikulli tjetërKoordinator BBPMB tekMIRA: Dari 29 Peserta Uji Profisiensi untuk Nikel Laterit, Dua Laboratorium Dinyatakan Outlier