Beranda Berita Nasional Dirut MIND ID Minta DPR Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik dengan Insentif

Dirut MIND ID Minta DPR Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik dengan Insentif

261
0

NIKEL.CO.ID, 28 November 2022 – Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso berharap Komisi VII DPR memberikan dukungan kepada MIND ID dalam memudahkan ekosistem kendaraan listrik untuk dapat bersaing dengan kendaraan berbahan fosil dengan pemberian insentif.

Hal itu disampaikan oleh Dirut MIND ID, Hendi Prio Santoso dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara MIND ID dengan Komisi VII DPR RI di Gedung DPR Senayan Jakarta, baru-baru ini.

“Seperti insentif bebas pajak BBM. Kemudian, insentif dari sisi pajak barang mewah dan keringanan dari sisi pajak kendaraan bermotor,” kata Hendi di Gedung DPR Senayan dikutip laman resmi dpr.go.id, Senin (28/11/2022).

Menurut Hendi, pemberian insentif itu akan memberikan kemudahan dan meningkatkan daya saing dalam persaingan harga yang kompetitif dalam peningkatan ekosisten kendaraan listrik di Indonesia.

“Upaya MIND ID untuk meningkatkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia akan memperoleh alternatif harga yang lebih baik,” ujarnya.

Hendi menegaskan, MIND ID dalam pelaksanaan proyek strategis pengembangan baterai kendaraan listrik oleh Indonesia Battery Corporation (IBC) selama ini telah berjalan dan dimulai dengan memproduksi kendaraan lisitrik roda dua.

“Khususnya, kita sudah mulai di IBC untuk memproduksi kendaraan listrik roda dua. Kita membutuhkan kemudahan dan insentif dari sisi perpajakan,” tegasnya.

Penjelasan Dirut MIND ID itu dilatarbelakangi dari pertanyaan seorang anggota Komisi VII DPR RI, Nasril Bahar yang mempertanyakan perkembangan proyek strategis pengembangan baterai kendaraan listrik sudah sejauh mana oleh IBC, yang sebagian besar saham IBC dikuasai MIND ID.

“Minggu ini bicara tentang kesiapan kita menuju energi elektrik. Dengan konteks andalan kita IBC. Progres IBC yang disampaikan kepada kita itu 6 bulan lalu. Selanjutnya sampai hari ini kita tidak tahu, karena direksinya silih berganti. MIND ID sebagai pemegang saham terbesar di konsorsium BUMN, kami ingin tahu sejauhmana perkembangan IBC,” ujar Nasril kepada Dirut MIND ID tersebut.

Menurt Nasril, Indonesia sangat berharap besar terhadap pengembangan baterai listrik sebagai dukungan kepada ekosistem kendaraan listrik. Apalagi di 2023 nanti pemerintah berencana mengintensifkan penggunaan transportasi dan kendaraan berbahan bakar listrik. Selain itu ada program MIND ID yang akan mengerahkan bus-bus karyawan dengan tenaga elektrik.

Program itu tentunya untuk mendukung ekosistem kendaraan baterai listrik dan menurut pemberitaan informasi bahwa sebesar 80% biaya produksi kendaraan listrik itu terdapat pada komponen baterai.

Ia juga berharap agar Indonesia tidak hanya menjadi pangsa pasar semata, karena 90% nikel dikuasai asing dan 90% pemurnian diekspor. Kemudian kembali ke Indonesia dalam bentuk baterai yang dibeli dengan harga yang mahal.

“Jangan lagi nanti kita sebagai pangsa pasar, nikel 90 persen dikuasai asing. 90 persen nanti pemurnian, diekspor, kembali ke Indoesia dalam bentuk baterai, baterai kita beli dengan harga mahal,” tukasnya. (Shiddiq)

Artikulli paraprakSudah Kenal Bos Huayou, Menteri Luhut Mendukung Kerja Sama dengan Vale Bangun HPAL
Artikulli tjetërArif S Tiammar Setuju Jika Ada Penerapan Pajak Ekspor Nikel