Beranda Berita Nasional Baterai dan Mobil Listrik Butuh Nikel

Baterai dan Mobil Listrik Butuh Nikel

135
0

Baterai dan Mobil Listrik Butuh Nikel

NIKEL.CO.ID, 27 Desember 2021-Presiden Jokowi sangat optimis pengembangan baterai mobil listrik akan berjalan seperti yang sudah diprogramkan Pemerintah Indonesia.

Karena itu, Pemerintah Indonesia sedang gencar-gencarnya menjalin kerja sama dengan para investor yang bergerak di bidang industri baterai maupun perusahaan otomotif. Pemerintah juga berkomitmen kuat meningkatkan teknologi dalam negeri untuk mendukung program baterai mobil listrik tersebut.

Rencana Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan ke University of Notthingham di Inggris dalam waktu dekat ini juga masih ada kaitannya dengan program mobil listrik. Menteri Budi Karya Sumadi ingin menjalin kerja sama dengan pihak University of Nothingham dalam bidang penelitian low carbon transportation.

Tak hanya Indonesia, negara-negara lain pun sedang menggencarkan pengadaan dan pembuatan  mobil berbasis listrik.

Seiring berkembangnya pengadaan dan pembuatan kendaraan berbasis listrik, maka kebutuhan nikel sebagai bahan baku pembuatan tentunya akan semakin meningkat. Indonesia sebagai negara penghasil nikel terbesar di dunia akan memetik keuntungan dengan semakin banyaknya permintaan nikel. Baik untuk kebutuhan produk lain seperti stainless steel maupun baterai, dan komponen kendaraan listrik.

Para ilmuan dari Amerika Serikat, Hongaria, Belanda, sudah mencoba menciptakan kendaraan mobil listrik dalam skala kecil sejak abad 18.

Temuan dan ciptaan mobil listrik para ilmuan kini sudah diproduksi massal oleh para produsen industri listrik di belahan dunia, termasuk Indonesia. Perlahan namun pasti, masyarakat Indonesia sekarang mulai melirik mobil listrik. (Herkis/Syarif)

Artikulli paraprakPNPB Sektor Minerba Tahun 2021 Lampaui Target
Artikulli tjetërPresiden Jokowi: Bijih Nikel yang Diolah Smelter GNI Nilai Tambahnya 14 Kali Lipat