Awal Juni Disambut Turunnya Harga Nikel Dunia

595

NIKEL.CO.ID, 01 Juni 2022—Harga nikel dunia kembali amblas pada perdagangan siang ini. Terpantau melalui London Metal Exchange (LME) pada Kamis (1/6/2022) pukul 12.36 WIB harga nikel tecatat 27.700 dolar AS per ton, lebih rendah dibandingkan dengan harga penutupan kemarin.

Padahal, pada Selasa (30/5), harga nikel di LME sempat berada di level 30.000 dolar AS per ton, meskipun mengalami kontraksi sehari setelahnya di angka lebih dari 29 dolar AS per ton. Pun harga ini masih terbilang tinggi, karena sebelumnya—masih di Mei, harga nikel masih di seputaran 25.000, 26.000, dan 27.000 dolar AS per ton.

Ketika berada di level 30.000 dolar AS per ton, situasi ini dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan aksi ambil untung.

Menanjaknya harga nikel dunia salah satu faktor pendukungnya adalah pencabutan kebijakan lockdown di Shanghai, China. Pasalnya China adalah konsumen nikel terbesar.Berdasarkan data Statita, China membutuhkan nikel sebanyak 1,31 juta ton pada 2020. Sehingga permintaan dari China memiliki pengaruh terhadap laju harga nikel.

Pusat bisnis China, Shanghai, terus memantapkan persiapannya untuk mencabut kebijakan penguncian atau lockdown pasca pandemik Covid-19 pada 1 Juni. Akibat gelombang baru pandemi Covid-19 di Shanghai dalam 2 bulan terakhir telah memukul ekonomi kota tersebut. Akibatnya, rantai pasok dunia pun ikut terganggu.

Menurut kutipan dari berbagai sumber permintaan nikel global diperkirakan meningkat menjadi 3,02 juta ton pada 2022 dari 2,78 juta ton pada 2021. Menurut International Nickel Study Group (INSG), permintaan akan ditopang oleh perluasan produksi baterai global untuk memasok kendaraan listrik beberapa tahun mendatang.