Beranda Korporasi Komitmen Kurangi Emisi, IMIP Operasikan 502 Unit EV di Kawasan Industri

Komitmen Kurangi Emisi, IMIP Operasikan 502 Unit EV di Kawasan Industri

1181
0
(Foto-foto: Dok IMIP)

NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Komitmen terhadap pengurangan emisi karbon dan pencapaian net zero emission (NZE) terus diperkuat oleh PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Hingga Desember 2025, kawasan industri nikel terintegrasi ini telah mengoperasikan sebanyak 502 unit kendaraan listrik ramah lingkungan untuk mendukung aktivitas operasional sehari-hari.

Langkah tersebut merupakan bagian dari transisi energi yang dilakukan secara bertahap. Ratusan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) itu mencakup berbagai jenis alat operasional, mulai dari dump truck, loader, ekskavator, forklift, hingga EV wisata yang beroperasi di dalam kawasan industri. Implementasi ini sekaligus menekan ketergantungan pada kendaraan berbahan bakar minyak, tentu juga berdampak langsung pada penurunan emisi karbon.

Deputy Operational Director IMIP, Yulius Susanto, menjelaskan, dari total 502 unit EV, sebagian besar merupakan EV dump truck milik Tsingshan Group sebanyak 206 unit. Selain itu, terdapat 85 unit EV loader, 81 unit ekskavator dan forklift, serta 19 unit mobil penyapu jalan dan truk ringan. Sementara itu, tenant di kawasan IMIP juga berkontribusi signifikan, antara lain 50 unit EV dump truck dan 25 unit EV loader milik PT DSI, 25 unit EV forklift PT QMB, serta 12 unit EV PT BTR.

“Setiap EV dump truck yang digunakan mampu mengangkut material hingga 30 ton. Konversi ke EV ini memberi dampak positif bagi lingkungan dan efisiensi operasional,” ujar Yulius dalam keterangannya di Jakarta, diterima redaksi Jumat (19/12/2025).

Ia menegaskan, dalam proses produksi, konsep industri hijau menjadi prinsip utama dengan mengedepankan efisiensi, efektivitas, serta pelestarian lingkungan hidup. Penggunaan kendaraan listrik dinilai selaras dengan strategi nasional pengurangan emisi sekaligus menjadi roadmap pengembangan industri hijau di kawasan IMIP.

Menariknya, realisasi penggunaan EV ini telah melampaui target awal perusahaan. IMIP sebelumnya memproyeksikan penggunaan sekitar 400 unit EV hingga akhir 2025. Namun, capaian saat ini sudah menembus 502 unit.

“Kami berharap jumlah kendaraan listrik ke depan akan terus bertambah. Tidak hanya untuk operasional alat berat, tetapi juga dimanfaatkan pekerja di kawasan industri, seperti bus penjemputan dan sarana transportasi lainnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penggunaan EV untuk mobilitas pekerja akan semakin memperkuat ekosistem industri hijau.

“Ke depan semoga bisa diterapkan secara luas. Kalau kita lihat di Tiongkok, penggunaan mobil listrik sudah mencapai 60 hingga 70%,” pungkasnya. (Shiddiq)