Minggu, Oktober 24
Shadow

Tag: Masalah Investasi

Perbedaan Hasil Survei Nikel Bisa Ganggu Iklim Investasi Tambang

Perbedaan Hasil Survei Nikel Bisa Ganggu Iklim Investasi Tambang

Berita Nasional, Ekonomi, Korporasi, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Sejumlah kalangan menilai perbedaan hasil survey kandungan nikel oleh surveyor bisa mengganggu iklim investasi tambang. Persoalan yang sudah berlangsung sejak tahun lalu tersebut seharusnya sudah tuntas seiring dibentuknya satuan tugas (Satgas). Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan pemerintah harus tegas terkait persoalan hasil survei oleh surveyor. Pasalnya menyangkut kepentingan investasi jangka panjang. "Aktualitas data yang disajikan oleh surveyor adalah hak yang mutlak. Hasil inspektor harus valid, tidak boleh menguntungkan sepihak," kata Mamit, di Jakarta, Sabtu (2/10/2021). Dia mengatakan bahwa permasalahan soal harga patokan mineral alias HPM nikel belum juga tuntas kini penambang dihadapkan pada persoalan baru terkait perbedaan surveyor. Ha...
Kelanjutan Investasi Smelter Tsingshan Belum Pasti

Kelanjutan Investasi Smelter Tsingshan Belum Pasti

Berita Nasional, Korporasi, Nikel
NIKEL.CO.ID - Nasib rencana investasi smelter perusahaan asal China, Tsingshan kini belum menemui kepastian pasca tak jadi menggandeng PT Freeport Indonesia (PTFI). Freeport Indonesia memastikan tidak akan melanjutkan rencana kerja sama dengan Tsingshan usai tak mencapai kata sepakat. Menanggapi kondisi ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pun belum bisa memastikan kelanjutan investasi smelter Tsingshan yang sedianya bakal dibangun di Weda Bay, Halmahera tengah. "Belum ada informasi ke (Ditjen) Minerba," ungkap Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Ridwan Djamaluddin, Jumat (23/7/2021). Seperti diketahui, PTFI memastikan bakal melanjutkan proyek smelter di Manyar, Gresik. PTFI  telah meneken kontrak kerja sama untuk kegiatan engineering, procurement, dan con...
Mengapa Investasi Tambang RI Melesu Saat Commodities Boom?

Mengapa Investasi Tambang RI Melesu Saat Commodities Boom?

Berita Nasional, Ekonomi, Hukum, Nikel, Politik, Tambang
NIKEL.CO.ID - Investasi di sektor tambang mineral dan batu bara (minerba) Indonesia malah melesu di tengah adanya momen commodities boom atau lonjakan harga sejumlah komoditas tambang saat ini. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), per Mei 2021 investasi di sektor minerba baru mencapai US$ 1,39 miliar atau sekitar Rp 20 triliun (asumsi kurs Rp 14.400 per US$). Angka realisasi ini baru mencapai 23,24% dari target tahun ini yang ditetapkan sebesar US$ 5,98 miliar atau sekitar Rp 86 triliun. Lantas, apa yang menjadi penyebab lesunya investasi di sektor tambang ini? Mengapa kenaikan harga komoditas seperti batubara, emas, nikel, hingga tembaga tidak menggairahkan penambang untuk berinvestasi? Dire...
Pengusaha Buka Suara Soal Lesunya Investasi Tambang RI

Pengusaha Buka Suara Soal Lesunya Investasi Tambang RI

Berita Nasional, Ekonomi, Nikel, Tambang
NIKEL.CO.ID - Investasi di sektor tambang mineral dan batu bara (minerba) Indonesia malah melesu di tengah lonjakan harga komoditas tambang dalam momen supersiklus saat ini. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Minerba Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), per Mei 2021 investasi di sektor minerba baru mencapai US$ 1,39 miliar atau sekitar Rp 20 triliun (asumsi kurs Rp 14.400 per US$). Realisasi investasi ini baru mencapai 23,24% dari target tahun ini yang dipatok sebesar US$ 5,98 miliar atau sekitar Rp 86 triliun. Lantas, apa yang menyebabkan lesunya investasi tambang ini? Padahal, harga-harga komoditas lagi meroket? Pengusaha pun angkat bicara mengenai capaian investasi yang masih rendah ini. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Indonesia (I...
Mei 2021, Capaian Investasi Minerba Baru 23 Persen Dari Target

Mei 2021, Capaian Investasi Minerba Baru 23 Persen Dari Target

Berita Nasional, Ekonomi, Politik, Tambang
NIKEL.CO.ID - Kementerian ESDM mencatat realisasi investasi di sektor mineral dan batu bara (minerba) sebesar US$1,39 miliar atau Rp19,46 triliun (kurs Rp14 ribu per dolar AS) per Mei 2021. Angka ini baru 23 persen dari target yang ditetapkan sebesar US$5,98 miliar. Dirjen Minerba Ridwan Djamaluddin mengatakan terdapat beberapa kendala dalam menggenjot investasi minerba tahun ini. Beberapa kendala itu, seperti masalah perizinan hingga pembebasan lahan. "Kendala di lapangan ini masalah perizinan, analisis dampak lingkungan (AMDAL), dan kondisi pasar. Ada kendala pembebasan lahan karena lahan adat, konflik sosial, ada juga kendala cuaca dan tentu terkait pandemi covid-19 dari sisi pendanaan," ungkap Ridwan dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, Senin (7/6/2021). Untuk itu, Rid...
Open chat