Momentum Hari Jadi Tambang: Pijakan Antam Bangun Sektor Tambang Lebih Baik

NIKEL.CO.ID – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berkomitmen untuk terus menjalankan praktik pertambangan yang baik dan konsisten memberikan perhatian yang lebih dalam pengelolaan lingkungan serta pengembangan masyarakat, sebagai bentuk tanggung jawab operasional yang dilakukan.

Hal tersebut juga sejalan dengan harapan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, pada Peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-75 (28/9), yang mengharapkan mengajak seluruh pihak membangun sektor ESDM menjadi lebih baik, progresif dan lebih cepat lagi di Tanah Air.

Sekretaris Perusahaan Antam Kunto Hendrapawoko mengatakan, pengelolaan lingkungan dan pengembangan masyarakat sekitar merupakan bagian penting kesuksesan kegiatan operasional Antam yang telah berpengalaman lebih dari 50 tahun menggarap sumber daya mineral seperti nikel, emas dan bauksit.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, Antam menyadari bahwa kegiatan operasi perusahaan berdampak langsung terhadap lingkungan dan juga bersentuhan langsung dengan masyarakat sekitar,” kata Kunto, Selasa (29/9/20).

Menurut Kunto, perusahaannya menyadari bahwa aspek lingkungan hidup, khususnya pengembangan masyarakat, merupakan hal penting yang harus diperhatikan.

“Antam selalu berupaya menjadi good corporate citizen melalui praktik pertambangan yang baik, pelaksanaan program CSR serta pengelolaan lingkungan hidup yang bertanggungjawab,” tambahnya.

Kunto memaparkan, Antam melaksanakan berbagai program CSR mulai dari bidang pendidikan, sosial hingga ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Pada masa pandemi saat ini, Antam juga memberikan berbagai bantuan CSR sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. “Di masa pandemi ini, selain menjalankan program CSR rutin, Antam juga berfokus membantu percepatan penanganan Covid-19 terutama di sekitar wilayah operasi,” kata Kunto.

Menurutnya, melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder, hingga Agustus lalu Antam telah menyalurkan bantuan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19 sebesar Rp21,61 miliar.

Sejak pandemi Covid-19 meluas, Antam bersama stakeholders lain turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat, pemberian bantuan portable handwash, APD, untuk tenaga medis dan bantuan bahan makanan pokok, penyediaan Rumah Sakit Ready Covid-19 di Jakarta, serta pemberian PCR & reagent di wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Raja Ampat.

Selain melaksanakan program CSR, Antam juga berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Kunto menyebut Antam memiliki berbagai program dan inovasi di bidang lingkungan.

“Sebagai upaya pelestarian lingkungan terutama hewan khas Indonesia, Antam bekerjasama dengan stakeholder terkait melakukan program konservasi beberapa hewan khas Indonesia, seperti Paruh Bengkok dan Jalak Putih, penangkaran Ikan Napoleon hingga penetasan telur Komodo” ungkap Kunto.

Dia menambahkan, Antam juga berupaya meningkatkan nilai tambah kepada lingkungan dengan memanfaatkan kembali slag dan tailing menjadi material pendukung konstruksi yang ramah lingkungan.

Menurutnya Antam telah melakukan inovasi pengolahan limbah tailing dari Pabrik Emas di Pongkor, Jawa Barat yang diberi nama green fine aggregate (GFA).

GFA merupakan material pendukung konstruksi ramah lingkungan. Adapun pada 2019 Antam telah memanfaatkan kembali 63% limbah tailing di UBP Emas, Pongkor.

Sedangkan pada pabrik feronikel Sulawesi Tenggara, Antam mengolah slag menjadi material pendukung konstruksi beton yang ramah lingkungan yang diberi nama Pomalaa Beton (Poton).

Meskipun hingga saat ini Poton masih digunakan untuk keperluan internal, Kunto menyebut inovasi olahan limbah tersebut sudah mendapat izin dari Kementerian Linkungan Hidup dan Kehutanan.

“Untuk Poton sementara ini masih digunakan untuk keperluan internal seperti fasilitas olahraga karyawan, taman, pedestrian, dan proyek pemeliharaan perusahaan lainnya,” papar Kunto.

Sementara itu untuk GFA, selain memperoleh izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, juga sudah memiliki sertifikasi SNI dari Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Bagi Antam, mengelola sumber daya mineral merupakan amanat negara yang harus dikelola secara bertanggung jawab. Dan perusahaannya komitmen untuk berfokus kepada kinerja berkelanjutan.

“Keberadaan Antam di pelosok Indonesia bukan semata-mata untuk mencari keuntungan. Melalui good mining practices yang dijalankan, kami berkomitmen untuk membantu pergerakan roda ekonomi di sekitar wilayah operasi dengan program lingkungan hidup dan program tanggung jawab sosial perusahaan sehingga Indonesia akan semakin maju dan sejahtera,” tutupnya.

Sumber: bisnis.com

Read More

Pemerintah Beri Penghargaan Perusahaan Tambang yang Melaksanakan Good Mining Practices

NIKEL.CO.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan pertambangan mineral dan batu bara yang dinilai menjalankan kaidah teknik pertambangan minerba yang baik.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan hal ini diharapkan bisa menjadi patokan (benchmark) bagi badan usaha pertambangan lainnya untuk mengelola tambang sesuai dengan kaidah teknik pertambangan.

“Saya berharap agar badan usaha pertambangan dan badan usaha jasa pertambangan yang mendapatkan penghargaan dapat menjadi role-model, etalase, serta ‘a place to see and be seen’ untuk penerapan kaidah teknik pertambangan,” tutur Arifin saat sambutan dalam acara ‘Pemberian Penghargaan Prestasi Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan Mineral dan Batu Bara yang Baik Tahun 2020’ ini, Selasa (29/09/2020).

Pemberian penghargaan ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Kementerian ESDM, khususnya dilakukan penilaian dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Kegiatan ini merupakan ajang pemberian apresiasi dari pemerintah kepada badan usaha pertambangan dan badan usaha jasa pertambangan yang telah melakukan upaya untuk mematuhi kaidah teknis, melaksanakan konservasi sumberdaya dan cadangan, menciptakan kondisi kerja yang aman, dan perlindungan terhadap lingkungan hidup, dalam rangka mewujudkan praktek pertambangan yang baik atau Good Mining Practices.

Berikut daftar perusahaan yang memperoleh penghargaan tersebut:

Penghargaan Terbaik Atas Keberhasilan Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik:
1. PT J Resources Bolaang Mangondow
2. PT Adaro Indonesia

Penghargaan Pengelolaan Teknis Pertambangan Mineral dan Batubara:
a. Penerima Trophi:
1. PT Nusa Halmahera Minerals
2. PT Adaro Indonesia

b. Penerima penghargaan:
1. PT Nusa Halmahera Minerals
2. PT Vale Indonesia Tbk, tambang Sorowako
3. PT Aneka Tambang Tbk, unit bisnis pertambangan nikel Sulawesi Tenggara
4. PT Adaro Indonesia
5. PT Kaltim Prima Coal
6. PT Berau Coal

Penghargaan Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara:
1. PT Adaro Indonesia
2. PT Nusa Halmahera Minerals
3. PT J Resources Bolaang Mangondow
4. PT Tambang Tondano Nusajaya
5. PT Meares Soputan Mining
6. PT J Resources Bolaang Mangondow
7. PT Tambang Damai
8. PT Kalimantan Energi Lestari
9. PT Borneo Indobara
10. PT Arutmin Indonesia, Tambang Batulicin
11. PT Gunungbayan Pratamacoal Blok II
12. PT Arutmin Indonesia, Tambang Kintap
13. PT Singlurus Pratama
14. PT Santan Batubara
15. PT Asmin Bara Bronang
16. PT Mahakam Sumber Jaya
17. PT Multi Harapan Utama
18. PT Antang Gunung Meratus.
19. PT Timah Tbk, Unit Produksi Darat Bangka
20. PT Aneka Tambang Tbk, Unit Bisnis Pertambangan Nikel Maluku Utara
21. PT Laskar Semesta Alam
22. PT Bukit Asam Tbk, Unit Pelabuhan Tarahan.

Penghargaan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pertambangan Mineral dan Batubara:
1. PT Amman Mineral Nusa Tenggara
2. PT Adaro Indonesia
3. PT Aneka Tambang Tbk, Unit Pertambangan Emas Pongkor
4. PT Vale Indonesia Tbk, Tambang Sorowako
5. PT Meares Soputan Mining
6. PT J Resources Bolaang Mangondow
7. PT Tambang Tondano Nusajaya
8. PT Agincourt Resources
9. PT Nusa Halmahera Minerals
10. PT Arutmin Indonesia, Tambang Batulicin
11. PT Berau Coal
12. PT Borneo Indobara
13. PT Kideco Jaya Agung
14. PT Kaltim Prima Coal
15. PT Multi Harapan Utama
16. PT Arutmin Indonesia, Tambang Senakin
17. PT Arutmin Indonesia, Tambang Asam Asam
18. PT Mandiri Inti Perkasa
19. PT Insani Baraperkasa
20. PT Teguh Sinar Abadi
21. PT Firman Ketaun Perkasa
22. PT Arutmin Indonesia, Tambang Santui
23. PT Arutmin Indonesia, Tambang Kintap
24. PT Bukit Asam Tbk, Unit Pertambangan Tanjung Enim
25. PT Timah Tbk, Unit Produksi Darat Bangka

Penghargaan Pengelolaan Konservasi Mineral dan Batubara:
1. PT Timah Tbk, Unit Produksi Darat Bangka
2. PT Trubaindo Coal Mining
3. PT Vale Indonesia Tbk, Tambang Sorowako
4. PT Timah Tbk, Unit Produksi Belitung
5. PT Timah Tbk, Unit Produksi Laut Bangka
6. PT Amman Mineral Nusa Tenggara
7. PT Aneka Tambang Tbk, Unit Bisnis Pertambangan Nikel Sulawesi Tenggara
8. PT Aneka Tambang Tbk Unit Bisnis Penambangan Emas Pongkor
9. PT Timah Tbk, Unit Produksi Kepulauan Riau dan Riau
10.PT Freeport Indonesia
11.PT Meares Soputan Mining
12.PT J Resources Bolaang Mangondow
13. PT Indexim Coalindo
14. PT Kaltim Prima Coal
15. PT Multi Harapan Utama
16. PT Berau Coal
17. PT Adaro Indonesia
18. PT Indominco Mandiri
19. PT Multi Tambangjaya Utama
20. PT Suprabari Mapanindo Mineral
21. PT Firman Ketaun Perkasa
22. PT Lanna Harita Indonesia
23. PT Insani Baraperkasa
24. PT Kideco Jaya Agung
25. PT Wahana Baratama Mining
26. PT Arutmin Indonesia, Tambang Senakin
27. PT Bharinto Ekatama
28. PT Teguh Sinar Abadi
29. PT Arutmin Indonesia, Tambang Satui

Penghargaan Pengelolaan Standardisasi dan Usaha Jasa Pertambangan Mineral dan Batubara:
1. PT Adaro Indonesia
2. PT Pamapersada Nusantara
3. PT Thiess Contractors Indonesia
4. PT Pontil Indonesia

Sumber: CNBC Indonesia

Read More