Masih Terpengaruh Kekacauan Pasar, Harga Nikel Masih Turun Naik

289
Smelter nikel

NIKEL.CO.ID, 13 April 2022—Harga nikel dunia diperkirakan akan bergerak fluktuasi (naik dan turun). Kekacauan pasar di bursa logam dunia London Metal Exchange (LME) bulan lalu ditengarai menjadi penyebabnya.

Pantauan pada LME, Rabu 13/4/2022, pukul 11.15 WIB harga nikel tercatat 32.445 dolar AS. Harga tersebut  lebih tinggi dibandingkan dengan penutupan kemarin Selasa, (12/4/2022), tercatat 31,900 dolar AS.

Sementara itu, bursa Shanghai ditutup beragam karena kombinasi hasil ekonomi yang lebih baik, yang semuanya melampaui ekspektasi, dirilis hari ini di tengah pandemi yang berkepanjangan. Tembaga Shanghai turun 0,07%, aluminium turun 1,22%, timbal turun 0,55%, seng naik 1,75%, timah bertambah 0,26%, dan nikel datar.

Nikel SHFE 2205 yang paling banyak diperdagangkan ditutup naik 0,03% atau 70 yuan/mt pada 212.620 yuan/mt, dengan open interest turun 7.785 lot menjadi 49.127 lot. Pandemi pecah di Foshan kemarin, yang menarik perhatian pasar, dan memperburuk kekhawatiran pasar akan permintaan nikel.

Pada fundamental nikel, pasar turun baik dalam penawaran dan permintaan pada bulan April. Jendela impor nikel murni tetap tertutup, dan pembatasan transportasi akibat pandemi memperburuk sisi pasokan.

Banyak pabrik garam nikel primer secara sukarela mengurangi produksi untuk kerugian operasi akibat melonjaknya harga LME sebelumnya. Produksi dan impor NPI relatif stabil. Di sisi permintaan, sejumlah pabrik prekursor mengurangi produknya rencana ion untuk meningkatkan bahan baku. (Fia/Editor: RDj.)