Harga Bertengger Kuat hingga 3 Bulan Ke Depan

154

NIKEL.CO.ID, 25 November 2022—Pada perdagangan nikel kemarin London Metal Exchange (LME) menutup harga nikel US$28.700 per ton. Sementara perdagangan pada Jumat (25/11/2022) terpantau di dibuka di angka US$26.150 per ton.


LME juga memprediksi untuk harga nikel untuk 3 bulan depan yang ditargetkan di harga US$26.100 per ton, tentunya akan disesuaikan dengan perkembangan harga pasar yang berlaku.


Di kawasan China, Shangai Metal Market, SHFE sebagian besar ditutup dengan kerugian semalam. Pembacaan ekonomi AS yang buruk baru-baru ini serta menahan permintaan di China dengan menyebarkan Covid membebani harga logam dasar.


Untuk sisi pasokan, nikel SHFE tetap terbatas, dan premi spot di Shanghai tetap stabil. Pengiriman hulu lamban. Dari sisi NPI, pabrik baja Indonesia dapat mengurangi produksinya, sehingga aliran masuk NPI Indonesia akan terus meningkat.


Namun, konsumsi hilir buruk, sehingga berita tentang tarif Indonesia memiliki pengaruh yang lemah terhadap harga NPI. Di sisi permintaan, menurut penelitian SMM, volume agen gulungan canai dingin dan canai panas Delong di pasar Wuxi telah menurun, dan bintik-bintik dikirim ke pasar Foshan untuk pengiriman.


Pasokan spot saat ini di Wuxi dapat memenuhi permintaan hilir. Harga nikel yang tinggi masih menekan permintaan nikel murni dari perusahaan paduan sipil. Secara umum, permintaan nikel murni masih lemah, yang dapat menopang harga nikel dengan kuat. (Fia/Editor:Syarif)