
NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-9 dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (6/3/2026). Perayaan tersebut dihadiri ratusan undangan dari pemerintah, pelaku industri, asosiasi, hingga mitra sektor pertambangan.
Ketua Panitia HUT Ke-9 APNI, Ense D.C. Solapung, mengatakan, peringatan sembilan tahun organisasi ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum refleksi perjalanan APNI dalam mendukung perkembangan industri nikel di Indonesia.
“Perayaan hari ini bukan hanya sekadar menjadi seremonial, namun menjadi refleksi perjalanan APNI selama 9 tahun dalam mengawal, memperjuangkan, dan mendorong kemajuan industri pertambangan nikel Indonesia agar semakin berdaya saing, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi bangsa dan rakyat Indonesia,” kata Ense dalam sambutannya.

Acara tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama dalam rangka bulan suci Ramadan serta ajang silaturahmi antara pelaku industri nikel dan pemangku kepentingan. Lalu, esoknya, Sabtu (7/3/2026), dilanjutkan dengan kunjungan ke Panti Werdha Wisma Mulia, di kawasan Jelambar, Jakarta Barat.
Di hadapan sekitar 400 undangan dia menyampaikan apresiasi kepada para tamu yang hadir serta para sponsor yang mendukung penyelenggaraan acara.
“Puji Tuhan, sebagian besar undangan sudah berada di dalam ruang ini. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan semua pihak, termasuk para sponsor yang telah berkontribusi sehingga acara ini dapat terselenggara,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa APNI akan terus berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam pengembangan industri nikel nasional.
“Kami berharap APNI semakin maju, profesional, dan terus menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan pelaku industri pertambangan Indonesia,” kata Ense.
Perayaan HUT ke-9 APNI tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, pimpinan asosiasi industri, serta mitra sektor pertambangan yang selama ini terlibat dalam pengembangan industri nikel nasional. (Shiddiq)





































