
NIKEL.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum (Ketum) Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Arif Perdana Kusumah, mengatakan Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) memiliki peran strategis dalam menjembatani komunikasi pelaku industri nikel dengan pemerintah, khususnya dalam memperkuat advokasi serta mendukung pengembangan industri nikel nasional.
“Saya ikuti juga sejak awal. Saya dari FINI menyaksikan kiprah APNI sangat luar biasa, terutama dalam memajukan industri nikel di Indonesia. Kebetulan saya lebih banyak di hilirnya, sedangkan APNI di bagian hulunya. Tapi, walau bagaimanapun kami sering bekerja sama dengan APNI. Dan, FINI mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah terbina selama ini,” kata Arif kepada Media Nikel Indonesia (www.nikel.co.id) di sela-sela acara HUT ke-9 APNI, di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (6/6/2026).
Ia menilai, kolaborasi FINI dengan APNI menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan industri nikel nasional. Sinergi antara pelaku industri dari sektor hulu hingga hilir sangat penting untuk mendukung perkembangan industri nikel nasional secara berkelanjutan.

“Ke depannya, saya mengharapkan APNI bisa lebih berperan lagi terkait dengan advokasi pada pemerintah, kemudian menjembatani anggota industri dengan pemerintah, dan, yang paling penting, adalah bagaimana industri ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memberikan harapan besar untuk masyarakat dan juga untuk keberlanjutan lingkungan,” ujarnya
Ia juga berharap APNI dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendorong kemajuan industri nikel nasional, terutama dalam membangun komunikasi yang konstruktif antara pelaku usaha dan pemerintah.
“Jadi, sekali lagi selamat buat APNI, semoga makin sukses, semakin jaya,” pungkasnya. (Tubagus)
































